<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bisnis Archives - NewsDetik.co</title>
	<atom:link href="https://newsdetik.co/category/bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://newsdetik.co/category/bisnis/</link>
	<description>Situs berita terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Feb 2026 03:20:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://newsdetik.co/wp-content/uploads/2021/07/cropped-favicon-100x75.png</url>
	<title>Bisnis Archives - NewsDetik.co</title>
	<link>https://newsdetik.co/category/bisnis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menjawab Kritik Menkeu Purbaya, Handi Risza Soroti Kendala Struktural Perbankan Syariah</title>
		<link>https://newsdetik.co/menjawab-kritik-menkeu-purbaya-handi-risza-soroti-kendala-struktural-perbankan-syariah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menjawab-kritik-menkeu-purbaya-handi-risza-soroti-kendala-struktural-perbankan-syariah</link>
					<comments>https://newsdetik.co/menjawab-kritik-menkeu-purbaya-handi-risza-soroti-kendala-struktural-perbankan-syariah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 03:20:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<category><![CDATA[universitas paramadina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=3154</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, 17 Februari 2026 – Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza,...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/menjawab-kritik-menkeu-purbaya-handi-risza-soroti-kendala-struktural-perbankan-syariah/">Menjawab Kritik Menkeu Purbaya, Handi Risza Soroti Kendala Struktural Perbankan Syariah</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, 17 Februari 2026</strong> – Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza, memberikan tanggapan strategis terkait kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terhadap kinerja perbankan syariah nasional. Handi menilai bahwa kritik tersebut harus disikapi secara bijak agar tidak berdampak negatif pada perkembangan industri keuangan syariah di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pernyataannya, Handi menekankan adanya perbedaan fundamental antara sistem perbankan konvensional yang berbasis bunga dengan sistem syariah yang berbasis bagi hasil (<em>profit/revenue sharing</em>) serta aktivitas ekonomi halal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi pandangan Menkeu Purbaya yang menyebut perbankan syariah seolah hanya &#8220;mengganti istilah&#8221; tanpa memberikan keadilan nyata, Handi Risza memberikan pembelaan terhadap instrumen akad yang ada.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>&#8220;Akad-akad yang terdapat dalam perbankan syariah, seperti: mudharabah, musyarakah, murabahah dll, justru meletakkan fondasi keadilan yang kuat bagi semua nasabah (debitur dan kreditur), mereka berhak atas sesuatu berdasarkan usaha dan ikhtiar yang dilakukan,&#8221;</em> tegas Handi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Handi tidak menampik bahwa pembiayaan syariah seringkali dianggap lebih mahal. Namun, ia menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh persoalan struktural, mulai dari skala permodalan hingga tingginya biaya dana (<em>cost of fund</em>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga Oktober 2025, total aset perbankan syariah mencapai Rp1.028 triliun, namun mayoritas masih berada di kategori KBMI 1 dan 2. Baru Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berhasil menembus kelompok KBMI 4.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>&#8220;Modal yang terbatas cenderung menyebabkan biaya operasional per unit produk cenderung lebih tinggi. Selain itu, jumlah modal akan sangat menentukan bank mampu berinvestasi terhadap teknologi, sistem informasi dan SDM yang membuat produk perbankan jauh lebih efisien dan inovatif,&#8221;</em> paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Handi juga menyoroti bahwa bank konvensional memiliki akses lebih besar terhadap dana murah seperti rekening giro pemerintah, sementara bank syariah lebih banyak menghimpun dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan dan deposito yang sifatnya lebih mahal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun angsuran pada akad jual beli (<em>murabahah</em>) terkesan tinggi di awal karena bersifat <em>fixed rate</em>, Handi mengingatkan bahwa perbankan syariah memberikan kepastian cicilan hingga akhir periode kontrak. Selain itu, denda keterlambatan tidak menjadi pendapatan perusahaan, melainkan dialokasikan untuk kepentingan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehalalan produk dan layanan juga terjamin dengan adanya Dewan Pengawas Syariah (DPS). Handi menyatakan bahwa secara syariah kecil kemungkinan adanya manipulasi atau akad yang bertentangan dengan prinsip Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai penutup, Handi Risza berharap pemerintah dapat bertindak lebih adil dalam mendukung ekosistem perbankan syariah. Ia mendorong pemerintah untuk menempatkan rekening giro lembaga keagamaan di bank syariah secara proporsional, memberikan insentif pajak, serta menambah permodalan bank syariah BUMN.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>&#8220;Kritik Purbaya sendiri harus kita anggap sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab yang bersangkutan sebagai Menteri Keuangan. Kita berharap setelah ini, Pemerintah bisa lebih fair dan adil dalam memberlakukan bank syariah,&#8221;</em> tutup Handi.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/menjawab-kritik-menkeu-purbaya-handi-risza-soroti-kendala-struktural-perbankan-syariah/">Menjawab Kritik Menkeu Purbaya, Handi Risza Soroti Kendala Struktural Perbankan Syariah</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/menjawab-kritik-menkeu-purbaya-handi-risza-soroti-kendala-struktural-perbankan-syariah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arsjad Rasjid Dorong Strategi Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi</title>
		<link>https://newsdetik.co/arsjad-rasjid-dorong-strategi-membangun-manusia-menggerakkan-industri-menghijaukan-ekonomi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=arsjad-rasjid-dorong-strategi-membangun-manusia-menggerakkan-industri-menghijaukan-ekonomi</link>
					<comments>https://newsdetik.co/arsjad-rasjid-dorong-strategi-membangun-manusia-menggerakkan-industri-menghijaukan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 23:28:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2999</guid>

					<description><![CDATA[<p>[Jakarta, 19 Juli 2025] Universitas Paramadina kembali menggelar program Meet The Leaders dengan menghadirkan tokoh...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/arsjad-rasjid-dorong-strategi-membangun-manusia-menggerakkan-industri-menghijaukan-ekonomi/">Arsjad Rasjid Dorong Strategi Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">[Jakarta, 19 Juli 2025] Universitas Paramadina kembali menggelar program <em>Meet The Leaders</em> dengan menghadirkan tokoh inspiratif <strong>Arsjad Rasjid</strong>, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, sebagai pembicara utama. Dalam forum bertajuk <em>“Driving Inclusive Growth: Innovation, Industrialization and Energy Transition  for Job Creation”</em>, Arsjad menyampaikan refleksi tajam dan strategi masa depan tentang tantangan dan peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bertempat di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Sabtu (19/7/2025) acara ini dibuka oleh <strong>Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D.</strong>, dan dipandu oleh <strong>Wijayanto Samirin, MPP</strong> sebagai host.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam paparannya, Arsjad menyoroti dampak perubahan geopolitik dunia terhadap kondisi ekonomi nasional. <em>“Situasi internasional sedang berubah, yang memberikan dampak secara tidak langsung kepada Indonesia, khususnya di bidang ekonomi. Peristiwa di Timur Tengah, Trump Effect, perang Ukraine–Rusia,&nbsp; membuat semuanya bergerak ke arah perubahan,”</em> ujarnya. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang selama ini stabil pun mulai melambat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Arsjad menekankan bahwa persoalan mendasar Indonesia saat ini bukan sekadar pertumbuhan ekonomi. <em>“Fokus saat ini yang harus diperhatikan serius bukan hanya soal economic growth yang hanya 4,7 persenan, tapi adalah daya beli masyarakat yang terus menurun. Masyarakat bisa dikatakan tidak punya uang saat ini. Karena itu daya beli turun.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia kemudian menyoroti persoalan ketenagakerjaan. Meskipun tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan, jumlah pengangguran justru meningkat menjadi lebih dari 7,28 juta orang. Ia menyampaikan kekhawatirannya, <em>“Yang lebih memprihatikan lagi adalah fakta bahwa hampir 60% angkatan kerja kita masih berada di sektor informal.”</em> Ini mencerminkan rapuhnya struktur ekonomi dan lemahnya penciptaan lapangan kerja formal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Arsjad, di Indonesia hanya ada dua sumber penghasilan utama. <em>“Saat ini di Indonesia hanya ada dua sumber pendapatan masyarakat: Pedagang yang mendapat laba dari usahanya, dan kedua, pekerja yang mendapat upah, bonus, dan lain-lain. Jika dua sumber itu tidak lagi ada, maka growth economy tidak akan ada lagi, pasti menurun tajam.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menjelaskan bahwa investasi yang selama ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja justru lebih bersifat padat modal dibanding padat karya. Di sisi lain, iklim investasi di Indonesia masih dihadapkan pada banyak hambatan. <em>“Untuk menciptakan investasi, baik investasi kecil ataupun besar, tantangannya banyak sekali. Mulai dari soal tanah, preman, permitt, izin-izin dan segala macam persoalan,”</em> tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena lain yang menjadi perhatian adalah meningkatnya migrasi tenaga kerja terampil ke luar negeri. Dari perawat, ahli IT hingga insinyur, banyak yang memilih bekerja di negara lain. <em>“Pastinya mereka bukan tidak cinta negara ini, tapi di luar negeri upah yang diterima bisa 5–8 kali lebih besar dari jumlah upah di dalam negeri. Career path dan akses ke jaminan sosial yang lebih baik.”</em> Bahkan, Arsjad mengungkapkan, <em>“Kabur dulu aja. Itu adalah fakta, karena memang jumlah lapangan pekerjaan di dalam negeri yang sangat kurang.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memberikan peringatan keras bahwa <strong>bonus demografi</strong> Indonesia yang kerap dijadikan harapan besar justru bisa menjadi bencana jika tidak ditangani dengan serius. <em>“Bonus demografi Indonesia yang digadang-gadang menyediakan jumlah tenaga kerja produktif sampai 70% akan menjadi malapetaka jika tidak diperhatikan serius. Di mana tenaga produktivitas banyak, tapi lapangan pekerjaan tidak ada. Itulah PR utama Indonesia sekarang.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut, Arsjad memperkenalkan pendekatan <strong>3G</strong>: <em>Grow People, Gear Up Industry, dan Go Green</em> sebagai pilar utama strategi pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>“Grow People diartikan sebagai membangun manusia Indonesia sebagai talenta global – bukan hanya untuk bekerja, tapi juga untuk memimpin dan berinovasi.”</em> Namun realitas saat ini menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil tenaga kerja Indonesia yang berlatar belakang pendidikan tinggi. <em>“Hari ini hanya 10% lulusan S1, selebihnya adalah lulusan SMA–SMK dan SMP dan SD. Kebanyakan angkatan kerja kita malah lulusan SMP dan SD saja. IQ Indonesia juga saat ini diketahui turun.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada aspek industrialisasi, Arsjad menekankan pentingnya reindustrialisasi berbasis nilai tambah sebagai motor penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan. <em>“Gear Up Industri adalah mendorong reindustrialisasi berbasis nilai tambah dan pemerataan sebagai motor pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja.”</em> Strategi ini mencakup hilirisasi mineral dan manufaktur strategis, reindustrialisasi yang bisa memberi tambahan hingga USD 25 miliar ke PDB, serta perluasan industri ke luar Pulau Jawa dengan pelibatan aktif UMKM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pilar ketiga <em>Go Green</em> menekankan transisi energi sebagai peluang pembangunan. <em>“Go Green adalah menjadikan transisi energi sebagai peluang pertumbuhan ekonomi baru,”</em> tegasnya. Pendekatan ini mencakup re-skilling pekerja dari sektor tinggi emisi, pembiayaan hijau untuk UMKM, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam proyek transisi energi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini menjadi wadah reflektif dan inspiratif bagi sivitas akademika Universitas Paramadina dan publik luas. Dengan semangat <em>“Bertemu, Terinspirasi, Menjadi”</em>, Universitas Paramadina terus berkomitmen menghadirkan para pemimpin bangsa ke tengah mahasiswa, untuk membuka wawasan dan menumbuhkan semangat kepemimpinan masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/arsjad-rasjid-dorong-strategi-membangun-manusia-menggerakkan-industri-menghijaukan-ekonomi/">Arsjad Rasjid Dorong Strategi Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/arsjad-rasjid-dorong-strategi-membangun-manusia-menggerakkan-industri-menghijaukan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Outlook Ekonomi Syariah 2025</title>
		<link>https://newsdetik.co/outlook-ekonomi-syariah-2025/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=outlook-ekonomi-syariah-2025</link>
					<comments>https://newsdetik.co/outlook-ekonomi-syariah-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Dec 2024 11:51:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2880</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam upaya mendorong kontribusi ekonomi syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, Universitas Paramadina bersama INDEF dan...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/outlook-ekonomi-syariah-2025/">Outlook Ekonomi Syariah 2025</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dalam upaya mendorong kontribusi ekonomi syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, Universitas Paramadina bersama INDEF dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar diskusi bertema &#8220;Outlook Ekonomi Syariah 2025&#8221;. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Diskusi yang diselenggarakan secara daring Jum&#8217;at (27/12/2024) ini menghadirkan para pakar di bidang ekonomi dan keuangan syariah yang memberikan pandangan dan solusi strategis untuk mengoptimalkan peran ekonomi syariah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% di masa mendatang.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Handi Risza Idris, dan Wakil Rektor  Universitas Paramadina, menyoroti pentingnya inovasi dan penguatan sektor ekonomi syariah agar mampu menjadi pendorong utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Melalui industrialisasi, pembangunan pusat pertumbuhan baru, ekonomi kreatif, dan peningkatan sumber daya manusia, ekonomi syariah diharapkan mampu menciptakan sumber pertumbuhan baru,&#8221; ujar Dr. Handi yang juga Wakil Kepala CSED.  <br>Sementara itu, Prof. Murniati Mukhlisin, memaparkan optimisme atas pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global. &#8220;Dengan inflasi yang terkendali dan tingkat pengangguran yang stabil, ekonomi syariah dapat menjadi penopang utama dalam menciptakan keseimbangan ekonomi melalui peran aktif pada sektor-sektor produktif,&#8221; katanya.  <br>Prof. Nur Hidayah,  menggarisbawahi perlunya optimalisasi sektor halal dan pembelajaran dari negara tetangga seperti Malaysia.<br>&#8220;Market share perbankan syariah Indonesia masih 7,38% dibandingkan Malaysia yang mencapai 42%. Selain itu, sektor makanan, kosmetik, dan pariwisata halal masih memiliki potensi besar untuk digarap secara maksimal,&#8221; jelas Kepala CSED INDEF ini.  <br>Kemudian, Dr. Abdul Hakam Naja, CSED INDEF menekankan pentingnya digitalisasi perbankan syariah dan penguatan UMKM. Menurutnya, pendirian bank emas (bullion bank) dan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social &amp; Governance) dalam bisnis adalah langkah inovatif yang sejalan dengan maqashid syariah.  <br>Melengkapi diskusi, Dr. Rahmat Mulyana menyampaikan strategi pengelolaan fiskal Islami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Ia menekankan perlunya reformasi penerimaan negara, optimalisasi wakaf produktif, dan penguatan pembiayaan berbasis syariah sebagai solusi atas berbagai tantangan fiskal.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/outlook-ekonomi-syariah-2025/">Outlook Ekonomi Syariah 2025</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/outlook-ekonomi-syariah-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Akhir Tahun: Investasi dan Industri Faktor Kritis Pertumbuhan Ekonomi 8%</title>
		<link>https://newsdetik.co/catatan-akhir-tahun-investasi-dan-industri-faktor-kritis-pertumbuhan-ekonomi-8/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=catatan-akhir-tahun-investasi-dan-industri-faktor-kritis-pertumbuhan-ekonomi-8</link>
					<comments>https://newsdetik.co/catatan-akhir-tahun-investasi-dan-industri-faktor-kritis-pertumbuhan-ekonomi-8/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 14:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Paramadina dan INDEF menyelenggarakan diskusi online bertajuk “Catatan Akhir Tahun: Investasi dan Industri sebagai...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/catatan-akhir-tahun-investasi-dan-industri-faktor-kritis-pertumbuhan-ekonomi-8/">Catatan Akhir Tahun: Investasi dan Industri Faktor Kritis Pertumbuhan Ekonomi 8%</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Universitas Paramadina dan INDEF menyelenggarakan diskusi online bertajuk “Catatan Akhir Tahun: Investasi dan Industri sebagai Faktor Kritis dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%” pada Senin (23/12/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Handi Risza, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Paramadina, menuturkan bahwa investasi merupakan kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Namun, ia mencatat bahwa kontribusi investasi terhadap PDB terus menurun sejak 2015, sementara kontribusi sektor manufaktur stagnan di bawah 20%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia merekomendasikan perbaikan iklim investasi melalui transparansi, birokrasi yang bersih, dan pengembangan kualitas SDM. &#8220;Untuk mencapai pertumbuhan 8%, ICOR (Incremental Capital-Output Ratio) harus berada di angka 3-4, dengan total kebutuhan investasi mencapai Rp13.528 triliun dalam 5 tahun ke depan&#8221; tegas Handi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Ariyo DP Irhamna, Dosen Universitas Paramadina/Ekonom INDEF, menyoroti ketergantungan ekonomi Indonesia terhadap China, baik sebagai mitra dagang utama maupun pemasok barang impor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Data menunjukkan bahwa 28% impor Indonesia berasal dari China pada 2023, yang berpotensi menimbulkan risiko besar jika terjadi gangguan perdagangan&#8221; tutur Ariyo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan pentingnya diversifikasi sumber impor dan pasar ekspor untuk mengurangi risiko ekonomi, serta mendukung daya saing produk lokal di pasar global. Selain itu, ia menggarisbawahi kebutuhan untuk memperkuat nilai tambah industri domestik melalui harmonisasi kebijakan sektoral antara hulu dan hilir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Imaduddin Abdullah, Direktur Kolaborasi Internasional INDEF, membahas pentingnya pertumbuhan ekonomi yang konsisten untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi. Ia mengingatkan bahwa sejarah mencatat hanya sedikit negara, seperti China, yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi 8% secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, meskipun target ini sangat ambisius, langkah-langkah strategis seperti optimalisasi investasi, peningkatan produktivitas tenaga kerja, serta adopsi teknologi dan inovasi harus menjadi prioritas utama.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/catatan-akhir-tahun-investasi-dan-industri-faktor-kritis-pertumbuhan-ekonomi-8/">Catatan Akhir Tahun: Investasi dan Industri Faktor Kritis Pertumbuhan Ekonomi 8%</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/catatan-akhir-tahun-investasi-dan-industri-faktor-kritis-pertumbuhan-ekonomi-8/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peluncuran ISEO 2025: Energi Baru Ekonomi Syariah Menuju Transisi dan Keberlanjutan</title>
		<link>https://newsdetik.co/peluncuran-iseo-2025-energi-baru-ekonomi-syariah-menuju-transisi-dan-keberlanjutan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peluncuran-iseo-2025-energi-baru-ekonomi-syariah-menuju-transisi-dan-keberlanjutan</link>
					<comments>https://newsdetik.co/peluncuran-iseo-2025-energi-baru-ekonomi-syariah-menuju-transisi-dan-keberlanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 01:31:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2829</guid>

					<description><![CDATA[<p>[Jakarta, 30 November 2024] Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia memiliki momentum yang tepat untuk memberikan...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/peluncuran-iseo-2025-energi-baru-ekonomi-syariah-menuju-transisi-dan-keberlanjutan/">Peluncuran ISEO 2025: Energi Baru Ekonomi Syariah Menuju Transisi dan Keberlanjutan</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">[Jakarta, 30 November 2024] Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia memiliki momentum yang tepat untuk memberikan kontribusi yang lebih besar dalam proses pembangunan nasional. Demikian disampaikan Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina, dalam acara peluncuran Indonesia Sharia Economic Outlook (ISEO) 2025 dan sekaligus seminar nasional “Energi Baru Ekonomi Syariah: Menuju Transisi dan Keberlanjutan”. Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (PEBS FEB UI), pada sabtu, 30 November 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara launching yang dihadiri oleh Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma&#8217;ruf Amin yang juga merupakan Wakil Presiden Indonesia ke-13 sebagai Keynote Speech. Diseminasi Laporan ISEO 2025 disampaikan langsung oleh Rahmatina Awaliah Kasri, Ph.D. selaku Kepala PEBS FEB UI dan Dosen FEB UI. Pembicara lainnya dalam acara seminar nasionalnya, antara lain Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph.D selaku Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi Periode 2024 – 2029 dan Ir. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama BSI serta KH. Sholahudin Al Aiyub, M.Si &nbsp;selaku Direktur Eksekutif KNEKS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh, Handi yang juga merupakan pengurus DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), mengungkapkan bahwa, saat ini keberadaan Ekonomi dan Keuangan Sayariah sudah menjadi bagian dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan masuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Selain itu, menjadi bagian dari Asta Cita yang merupakan program dari Presiden Prabowo. “Kita patut bersyukur perjuangan yang sudah berlangsung kurang lebih 30 tahun akhirnya Ekonomi dan Keuangan Syariah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional, hal ini tentu tidak lepas dari kontribusi Ekonomi dan keuangan Syariah yang semakin signifikan bagi perekonomian nasional”, papar Handi.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Handi juga menyoroti pentingnya Indonesia memiliki regulasi yang mengatur semua kegiatan Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam satu payung regulasi (Omnibus Law) dalam bentuk Undang-Undang (UU) Ekonomi Syariah yang terintegrasi dan berkelanjutan serta lembaga pengelola yang lebih kuat dan memiliki kewenangan setingkat Kementerian dan Lembaga (K/L). “Transformasi Ekonomi Syariah menjadi sebuah prasyarat yang harus segera dilakukan dalam bentuk UU Ekonomi Syariah dan penguatan kelembagaan. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) harus bertrasnformasi menjadi lembaga yang kuat dengan kewenangan yang setara dengan Kementerian dan Lembaga negara lainnya sehingga bisa mengkoordinasikan semua kebijakan dan program ekonomi syariah lintas Kementerian dan lembaga”, pungkas Handi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diakhir sesi, Handi mengungkapkan bahwa indeks literasi dan inklusi Ekonomi dan Keuangan Syariah, harus terus ditingkatkan, karena ini menunjukkan pengetahuan, pemahaman dan akses yang dimiliki individu terhadap kelembagaan Ekonomi dan Keuangan Syariah. Sebagaiman laporan yang disampaikan oleh Rahmatina&nbsp; Awaliah Kasri sebagai Kepala PEBS FEB UI, saat ini literasi ekonomi syariah dan literasi keuangan syariah meningkat menjadi 28,01% dan 39,11%, meningkat secara signifikan dibandingkan tahun 2019 yang baru mencapai 16,30% dan 8,93%. Sedangkan inklusi keuangan syariah juga mengalami peningkatan dari 9,1% tahun 2019 meningkat menjadi 12,88% pada tahun 2023. “Oleh sebab itu, peran penting semua stake holder Ekonomi dan Keuangan Syariah, perlu terus ditingkatkan, agar keberadaan Ekonomi dan Keuangan Syariah makin disadari oleh seluruh masyarakat Indonesia”, tutup Handi.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/peluncuran-iseo-2025-energi-baru-ekonomi-syariah-menuju-transisi-dan-keberlanjutan/">Peluncuran ISEO 2025: Energi Baru Ekonomi Syariah Menuju Transisi dan Keberlanjutan</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/peluncuran-iseo-2025-energi-baru-ekonomi-syariah-menuju-transisi-dan-keberlanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gastech 2023 Ajang Pemimpin Energi Dunia Bahas Solusi Pemenuhan Kebutuhan Energi Berkelanjutan</title>
		<link>https://newsdetik.co/gastech-2023-ajang-pemimpin-energi-dunia-bahas-solusi-pemenuhan-kebutuhan-energi-berkelanjutan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gastech-2023-ajang-pemimpin-energi-dunia-bahas-solusi-pemenuhan-kebutuhan-energi-berkelanjutan</link>
					<comments>https://newsdetik.co/gastech-2023-ajang-pemimpin-energi-dunia-bahas-solusi-pemenuhan-kebutuhan-energi-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Aug 2023 07:21:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[COP28]]></category>
		<category><![CDATA[Energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Gastech]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=1647</guid>

					<description><![CDATA[<p>Singapura, 23 Agustus 2023 – Para pemangku kepentingan industri energi dari seluruh dunia akan berkumpul di...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/gastech-2023-ajang-pemimpin-energi-dunia-bahas-solusi-pemenuhan-kebutuhan-energi-berkelanjutan/">Gastech 2023 Ajang Pemimpin Energi Dunia Bahas Solusi Pemenuhan Kebutuhan Energi Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Singapura, 23 Agustus 2023</strong> – Para pemangku kepentingan industri energi dari seluruh dunia akan berkumpul di Singapura dalam Gastech 2023, terdiri dari sejumlah pimpinan perusahaan dan lembaga, seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Baker Hughes, ExxonMobil, GAIL, Shell, JERA, PETRONAS, dan PetroChina International.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara Gastech tahun ini akan berlangsung di Singapore EXPO pada 5 hingga 8 September 2023, diselenggarakan oleh ExxonMobil, Chevron, Shell, dan Venture Global LNG, serta didukung oleh Enterprise Singapore dan Singapore Tourism Board.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agenda di tahun 2023 ini akan mencakup sesi pertemuan tingkat tinggi, diskusi meja bundar, dan konferensi teknis dan komersial yang fokus membahas beberapa topik. Beberapa topik tersebut adalah keamanan pasokan energi, energi rendah karbon untuk pembangunan global yang berkelanjutan, kerja sama transisi energi, serta pengembangan ketenagakerjaan di sektor energi secara global. Pada tahun ini, Gastech Executive Committee diketuai oleh Alan Heng, Group Chief Executive Officer Pavilion Energy Pte Ltd.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai ajang persiapan menuju perhelatan COP28 di Dubai pada akhir tahun ini, Gastech 2023 akan menguraikan berbagai ide, solusi, dan inovasi, yang akan memungkinkan para pelaku industri energi mengelola dan memasok kebutuhan energi dunia sambil tetap menjalankan transisi menuju energi rendah karbon. Melalui diskusi panel tingkat tinggi yang membahas pentingnya solusi energi rendah karbon dan industri&nbsp;<em>climate tech</em>, para pemimpin bisnis dunia akan mengelaborasi strategi investasi dan regulasi yang diperlukan untuk menjamin keamanan, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasokan energi dunia yang diperlukan hingga setahun ke depan, serta pengelolaannya agar tetap sejalan dengan target nol emisi tahun 2050, telah menambah tekanan bagi para investor di sektor energi. Dalam Gastech 2023 Strategic Conference, para pemimpin sektor energi dunia akan bertukar pandangan mengenai lanskap investasi yang diperlukan untuk menarik pendanaan kegiatan produksi energi yang sudah ada maupun yang baru, serta solusi energi dan&nbsp;<em>climate tech</em>&nbsp;masa depan. Pergeseran strategi pendanaan, perubahan toleransi terhadap risiko, serta permintaan model kemitraan yang lebih fleksibel, telah mengubah model kemitraan di sektor energi. Seiring dengan semakin cair dan banyaknya pilihan kemitraan yang muncul akibat industri migas terus berkembang tetapi sekaligus terfragmentasi, Gastech akan menelaah bagaimana berbagai peluang dan kemitraan baru yang tengah bermunculan di pasar gas dunia, dan menunjukkan bahwa industri gas alam tetap tangguh dan dinamis.<br><br>Para pembicara yang terkonfirmasi akan menghadiri Gastech 2023 di antaranya adalah Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM RI Tutuka Ariadji dan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto. Selain itu, perusahan&nbsp;atau organisasi lain yang akan menjadi pembicara termasuk&nbsp;Pavilion Energy, International Energy Forum, Baker Hughes, PetroChina International,&nbsp;ExxonMobil, Chevron, Shell, PETRONAS, dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Lorenzo Simonelli, Chairman dan CEO Baker Hughes mengatakan</strong> “Kami percaya bahwa mengubah lanskap energi global memerlukan model bisnis yang sangat kolaboratif dan konstruktif di sepanjang rantai pasok industri energi. Untuk itu, kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh mitra kami guna mendorong perubahan yang berdampak dan membangun masa depan energi yang lebih baik untuk kita semua. Gastech akan memfasilitasi kemitraan lintas industri yang diperlukan untuk membuat perubahan nyata di sektor energi dunia, sambil meningkatkan keandalan, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu <strong>Peter Clarke, Senior Vice President Global LNG ExxonMobil mengatakan</strong> “Pasar LNG global bersifat dinamis dan tangguh; membuka potensinya adalah kunci untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dunia di masa mendatang. Sebagai salah satu tuan rumah Gastech 2023, ExxonMobil berkomitmen untuk terus mendorong inovasi, menyediakan solusi LNG yang lebih rendah emisi, dan dapat diandalkan di seluruh dunia. Gastech adalah platform global utama yang mampu mempercepat tercapainya ambisi para pemangku kepentingan energi dunia, yakni menyediakan energi yang berkelanjutan dan dapat diandalkan untuk masyarakat dunia yang terus berkembang dan menuntut adanya peningkatan kualitas hidup, sembari terus menekan emisi energi.”</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/gastech-2023-ajang-pemimpin-energi-dunia-bahas-solusi-pemenuhan-kebutuhan-energi-berkelanjutan/">Gastech 2023 Ajang Pemimpin Energi Dunia Bahas Solusi Pemenuhan Kebutuhan Energi Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/gastech-2023-ajang-pemimpin-energi-dunia-bahas-solusi-pemenuhan-kebutuhan-energi-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AIA RAIH PERUSAHAAN MDRT NOMOR SATU DI DUNIA SELAMA SEMBILAN TAHUN BERTURUT-TURUT </title>
		<link>https://newsdetik.co/aia-raih-perusahaan-mdrt-nomor-satu-di-dunia-selama-sembilan-tahun-berturut-turut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=aia-raih-perusahaan-mdrt-nomor-satu-di-dunia-selama-sembilan-tahun-berturut-turut</link>
					<comments>https://newsdetik.co/aia-raih-perusahaan-mdrt-nomor-satu-di-dunia-selama-sembilan-tahun-berturut-turut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 02:49:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AIA]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[MDRT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=1576</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Kamis 27 Juli 2023. AIA Group Limited (AIA), grup perusahaan asuransi jiwa pan-Asia independen...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/aia-raih-perusahaan-mdrt-nomor-satu-di-dunia-selama-sembilan-tahun-berturut-turut/">AIA RAIH PERUSAHAAN MDRT NOMOR SATU DI DUNIA SELAMA SEMBILAN TAHUN BERTURUT-TURUT </a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta, Kamis 27 Juli 2023</strong>. AIA Group Limited (AIA), grup perusahaan asuransi jiwa pan-Asia independen terbesar yang terdaftar di bursa efek, kembali mengumumkan capaian luar biasa sebagai perusahaan dengan jumlah anggota Million Dollar Round Table (MDRT) terbesar di dunia tahun 2023. Pencapaian ini menegaskan kembali posisi AIA sebagai perusahaan MDRT nomor satu selama sembilan tahun berturut-turut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada industri asuransi, Million Dollar Round Table (MDRT) merupakan standar profesional tertinggi yang mencerminkan keunggulan dalam pengetahuan, etos kerja, dan pelayanan kepada nasabah.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lee Yuan Siong, Group Chief Executive dan Presiden AIA mengatakan, “Saya sangat bangga karena AIA kembali mencapai jumlah anggota MDRT terbesar secara global. Capaian ini merupakan bukti nyata dari kualitas Premier Advisor dan para pemimpin agensi kelas dunia AIA yang merupakan pilar kunci bagi platform distribusi kami yang tak tertandingi. Keunggulan kompetitif ini telah kami bangun selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu alasan mengapa AIA berada pada posisi yang baik untuk pertumbuhan masa depan.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jacky Chan, Regional Chief Executive dan Group Chief Distribution Officer AIA<strong> </strong>mengatakan, “Saya sangat senang AIA berhasil meraih penghargaan bergengsi MDRT selama sembilan tahun berturut-turut. AIA menyediakan kesempatan pelatihan, pengembangan diri, dan pertumbuhan karir terdepan dalam industri bagi agen profesional kami, dan pencapaian ini mencerminkan keunggulan mereka. Kami akan terus berinvestasi dalam agen-agen kami, yang menjadi kunci utama bagi AIA untuk membantu jutaan orang di Asia untuk hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Indonesia, PT AIA FINANCIAL (AIA Indonesia) terus berfokus untuk menyediakan layanan terdepan dan tenaga pemasar yang berkualitas tinggi. Sainthan Satyamoorthy, Presiden Direktur AIA Indonesia mengatakan, “AIA Indonesia berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah kami, dan kami meyakini bahwa untuk memberikan layanan terdepan dibutuhkan Life Planner (tenaga pemasar AIA) yang berkualitas, sebagai mitra terpercaya bagi nasabah.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sainthan menambahkan, “Kami telah melakukan investasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas para Life Planner melalui serangkaian program. Kami berfokus pada rekrutmen yang berkualitas dan pengembangan tim, termasuk melatih talenta muda untuk menjadi <em>Leader</em> di masa depan, menerapkan program aktivasi 90 hari untuk membentuk karakter para Life Planner, serta mengadopsi digitalisasi guna menyederhanakan proses rekrutmen. Upaya-upaya ini bertujuan untuk menciptakan Life Planner yang berkualitas tinggi yang dapat menjadi mitra terpercaya nasabah dalam perjalanan mereka untuk mencapai hidup yang lebih sehat, lebih lama, lebih baik.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Life Planner yang berkualitas juga turut membantu AIA Indonesia mencatat kinerja keuangan yang sehat. Terbukti sepanjang 2022, AIA Indonesia berhasil membukukan pengelolaan aset sebesar Rp47 triliun dan dipercaya untuk mengelola lebih dari Rp24 triliun dana Unit Link. Pada tahun 2022, AIA Indonesia juga telah membayarkan total klaim sebesar Rp5,6 triliun kepada nasabah.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/aia-raih-perusahaan-mdrt-nomor-satu-di-dunia-selama-sembilan-tahun-berturut-turut/">AIA RAIH PERUSAHAAN MDRT NOMOR SATU DI DUNIA SELAMA SEMBILAN TAHUN BERTURUT-TURUT </a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/aia-raih-perusahaan-mdrt-nomor-satu-di-dunia-selama-sembilan-tahun-berturut-turut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AIA dan BCA Luncurkan Maxi Infinite Link Assurance Plus (MILA Plus) dengan Manfaat Proteksi Jiwa Mulai dari Rp2 Miliar</title>
		<link>https://newsdetik.co/aia-dan-bca-luncurkan-maxi-infinite-link-assurance-plus-mila-plus-dengan-manfaat-proteksi-jiwa-mulai-dari-rp2-miliar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=aia-dan-bca-luncurkan-maxi-infinite-link-assurance-plus-mila-plus-dengan-manfaat-proteksi-jiwa-mulai-dari-rp2-miliar</link>
					<comments>https://newsdetik.co/aia-dan-bca-luncurkan-maxi-infinite-link-assurance-plus-mila-plus-dengan-manfaat-proteksi-jiwa-mulai-dari-rp2-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2023 07:10:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[AIA]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi Proteksi Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BCA]]></category>
		<category><![CDATA[Health and Wellness]]></category>
		<category><![CDATA[SEOJK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=1521</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT AIA Financial (AIA), bersama&#160;PT Bank Central Asia Tbk (BCA)&#160;menghadirkan&#160;MILA Plus,&#160;solusi proteksi jiwa yang komprehensif...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/aia-dan-bca-luncurkan-maxi-infinite-link-assurance-plus-mila-plus-dengan-manfaat-proteksi-jiwa-mulai-dari-rp2-miliar/">AIA dan BCA Luncurkan Maxi Infinite Link Assurance Plus (MILA Plus) dengan Manfaat Proteksi Jiwa Mulai dari Rp2 Miliar</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>PT AIA Financial (AIA)</strong>, bersama&nbsp;<strong>PT Bank Central Asia Tbk (BCA)&nbsp;</strong>menghadirkan&nbsp;<strong>MILA Plus,</strong>&nbsp;solusi proteksi jiwa yang komprehensif bagi nasabah premium<em>.&nbsp;</em>Dengan nilai pertanggungan tinggi, MILA Plus ditujukan sebagai solusi untuk dapat menjaga kualitas hidup keluarga di masa depan apabila terjadi risiko pada tertanggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Chief Marketing Officer AIA Kathryn Parapak</strong>&nbsp;mengatakan, “Di AIA, kami fokus mengembangkan produk sesuai kebutuhan dan profil nasabah, termasuk segmen premium. MILA Plus kami rancang untuk memenuhi kebutuhan proteksi nasabah. Diciptakan menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah dan ketentuan baru Surat Edaran OJK (SEOJK) No. 5 tahun 2022 terkait produk unit link, produk ini dapat menjadi solusi komprehensif bagi nasabah untuk melindungi aset mereka.”&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>EVP Wealth Management BCA Ugahary Yovvy Chandra&nbsp;</strong>mengungkapkan, “BCA senantiasa berupaya memberikan solusi terbaik sesuai dengan kebutuhan nasabah kami, termasuk untuk nasabah premium.Berdasarkan pengalaman kami, nasabah segmen ini mencari produk proteksi yang tidak hanya memberikan perlindungan jiwa, melainkan juga perlindungan terhadap aset yang akan ditinggalkan untuk keluarga mereka di masa depan. Karena itu, BCA bekerja sama dengan AIA menghadirkan solusi MILA Plus agar kebutuhan nasabah dapat terpenuhi.”&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Indonesia, terdapat lebih dari <a href="http://Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), (2023). Distribusi Simpanan Bank Umum: Februari 2023. LPS https://www.lps.go.id/documents/10157/197446/DDS+BU+Februari+2023.pdf/9585c190-4280-47b5-a1d4-e6be225dc197">330.000</a> nasabah segmen premium dengan tabungan di atas Rp2 miliar. Dalam menghadapi situasi tak terduga yang berisiko terhadap jiwa maupun aset yang dapat mempengaruhi keamanan keuangan, nasabah<em> </em>premium perlu mempertimbangkan langkah yang tepat untuk melindungi aset mereka dan memastikan keberlanjutan kualitas hidup keluarga dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui MILA Plus dari AIA, memungkinkan nasabah untuk merencanakan distribusi warisan, memproteksi aset dan keluarga dari risiko dengan manfaat Uang Pertanggungan mulai dari Rp2 miliar dan masa proteksi hingga 99 tahun. MILA Plus juga memfasilitasi berbagai kemudahan yang dapat dinikmati nasabah:</p>



<ol class="wp-block-list" type="1" start="1">
<li>Memberikan keleluasaan bagi nasabah premium dengan memberikan dua pilihan masa bayar yaitu masa pembayaran Premi hingga Tertanggung mencapai usia 99 tahun atau masa pembayaran Premi selama 5 tahun.</li>



<li><em>Loyalty Bonus</em>&nbsp;untuk kesetiaan nasabah yang telah membayar Premi dasar secara penuh sesuai dengan masa bayar, akan diberikan maksimal sebesar 100% dari Premi dasar tahun pertama atau Premi dasar tahunan terendah apabila terjadi perubahan Premi (mana yang lebih rendah) pada akhir tahun polis ke-10.</li>



<li>Ekstra Alokasi Premi untuk konsistensi nasabah yang telah membayar Premi dasar secara terus menerus, akan diberikan berupa penambahan nilai alokasi investasi dengan persentase dari Premi dasar tahun pertama atau Premi dasar tahunan terendah apabila terjadi perubahan Premi (mana yang lebih rendah).&nbsp;</li>



<li><em>Special Bonus</em>&nbsp;sebesar 100% dari Premi dasar tahun pertama atau Premi dasar tahunan terendah apabila terjadi perubahan Premi (mana yang lebih rendah) yang akan dibayarkan pada akhir tahun polis ke-20.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari komitmen AIA dan BCA untuk&nbsp;menyediakan proteksi sesuai kebutuhan nasabah terutama dalam perencanaan masa depan keluarga, produk MILA Plus mengutamakan proteksi sekaligus mendorong nilai akun awal dengan memenuhi ketentuan&nbsp;OJK melalui Surat Edaran OJK (SEOJK) No.5/SEOJK.05/2022 tanggal 14 Maret 2022 mengenai Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI)&nbsp;atau unit link.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MILA Plus juga memberikan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang lebih maksimal dengan tiga pilihan asuransi tambahan, yaitu&nbsp;<em>Premier Hospital &amp; Surgical Extra</em>&nbsp;yang memberikan proteksi kesehatan komprehensif berupa Manfaat Rawat Inap dengan fasilitas 1 tempat tidur dengan total limit hingga Rp65 miliar dan area perlindungan hingga seluruh dunia,&nbsp;<em>Vital Care</em>&nbsp;untuk proteksi penyakit kritis hingga 169 kondisi Penyakit Kritis, dan&nbsp;<em>Waiver Care Series</em>&nbsp;yang memberikan manfaat pembebasan Premi untuk menjaga proteksi tetap aktif apabila terjadi risiko Penyakit Kritis, Cacat Tetap, atau meninggal dunia pada pemegang polis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MILA Plus juga terhubung dengan AIA Vitality, program&nbsp;<em>health and wellness</em>&nbsp;yang membantu nasabah mengadopsi gaya hidup sehat dengan berbagai manfaat, seperti&nbsp;<em>weekly reward</em>&nbsp;untuk setiap tantangan mingguan yang dicapai, diskon biaya akuisisi serta&nbsp;<em>cashback</em>&nbsp;tahunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nasabah juga memiliki akses kepada layanan&nbsp;<em>Personal Medical Management&nbsp;</em>yang dapat membantu nasabah mendapatkan pendampingan dan konsultasi dokter ahli dengan akses global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami berharap, dengan hadirnya produk MILA Plus dapat menjadi solusi proteksi yang tepat dan komprehensif bagi nasabah premium BCA. Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan solusi proteksi yang menjawab kebutuhan nasabah BCA,” tutup&nbsp;<strong>Kathryn</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/aia-dan-bca-luncurkan-maxi-infinite-link-assurance-plus-mila-plus-dengan-manfaat-proteksi-jiwa-mulai-dari-rp2-miliar/">AIA dan BCA Luncurkan Maxi Infinite Link Assurance Plus (MILA Plus) dengan Manfaat Proteksi Jiwa Mulai dari Rp2 Miliar</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/aia-dan-bca-luncurkan-maxi-infinite-link-assurance-plus-mila-plus-dengan-manfaat-proteksi-jiwa-mulai-dari-rp2-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/157 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis

Served from: newsdetik.co @ 2026-10-03 10:55:25 by W3 Total Cache
-->