<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Uncategorized Archives - NewsDetik.co</title>
	<atom:link href="https://newsdetik.co/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://newsdetik.co/category/uncategorized/</link>
	<description>Situs berita terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 05:39:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://newsdetik.co/wp-content/uploads/2021/07/cropped-favicon-100x75.png</url>
	<title>Uncategorized Archives - NewsDetik.co</title>
	<link>https://newsdetik.co/category/uncategorized/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Karya Akhir Mahasiswa DKV Paramadina Berdampak hingga Tingkat Internasional, Hadirkan Penguji dari Industri</title>
		<link>https://newsdetik.co/karya-akhir-mahasiswa-dkv-paramadina-berdampak-hingga-tingkat-internasional-hadirkan-penguji-dari-industri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=karya-akhir-mahasiswa-dkv-paramadina-berdampak-hingga-tingkat-internasional-hadirkan-penguji-dari-industri</link>
					<comments>https://newsdetik.co/karya-akhir-mahasiswa-dkv-paramadina-berdampak-hingga-tingkat-internasional-hadirkan-penguji-dari-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 05:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=3241</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, September 2026. Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Paramadina terus memperkuat komitmennya dalam...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/karya-akhir-mahasiswa-dkv-paramadina-berdampak-hingga-tingkat-internasional-hadirkan-penguji-dari-industri/">Karya Akhir Mahasiswa DKV Paramadina Berdampak hingga Tingkat Internasional, Hadirkan Penguji dari Industri</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta, September 2026. Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Paramadina terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan karya komunikasi visual yang relevan, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat maupun industri. Hal ini sejalan dengan <strong>Visi DKV Universitas Paramadina untuk menjadi Program Studi Komunikasi Visual unggulan yang berfokus pada komunikasi visual branding, dengan menerapkan teknologi terkini untuk mengangkat nilai-nilai lokal berlandaskan etika.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan sidang karya akhir mahasiswa yang tidak hanya menjadi proses evaluasi akademik, tetapi juga mempertemukan perspektif akademisi dan praktisi industri. Karya akhir dikembangkan berdasarkan persoalan dan kebutuhan nyata, bahkan sejumlah karya telah diterapkan, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh industri maupun masyarakat pada tingkat lokal, nasional, hingga internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui proses pembelajaran, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan visual, tetapi juga didorong untuk melakukan riset, mengidentifikasi masalah, merumuskan strategi komunikasi, serta menghasilkan solusi desain yang dapat diimplementasikan. Pemanfaatan teknologi terkini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan karya dengan tetap mengangkat nilai lokal dan menjunjung prinsip etika.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dekan Fakultas Ilmu Rekayasa Universitas Paramadina, Hendriana Werdhaningsih, Ph.D.,</strong> memberikan paparan mengenai arah pengembangan pendidikan serta pentingnya keterhubungan pembelajaran dengan kebutuhan dan perkembangan dunia profesional. Hal ini menegaskan peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dan menghasilkan karya yang relevan serta berkontribusi bagi industri dan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, <strong>Kepala Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Paramadina, Vidya Kharisma, M.Ds.,</strong> memaparkan proses pembelajaran dan pengembangan karya akhir mahasiswa. Karya akhir menjadi bagian dari pembentukan kompetensi mahasiswa, mulai dari perumusan masalah, riset, pengembangan konsep, hingga menghasilkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan memiliki peluang untuk diterapkan di dunia nyata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perspektif industri turut dihadirkan melalui <strong>Aditya Rizky dari Guava Film sebagai praktisi sekaligus dosen penguji karya akhir</strong>. Kehadirannya memberikan mahasiswa wawasan profesional mengenai standar, tantangan, dan kebutuhan industri kreatif. Aditya Rizky merupakan bagian dari Guava Film, rumah produksi yang dikenal melalui <strong>film animasi Pelangi di Mars.</strong> Keterlibatannya memberikan nilai tambah melalui masukan langsung dari praktisi yang berpengalaman di industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Menjembatani Akademik dan Industri</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan praktisi industri menjadi upaya DKV Universitas Paramadina dalam memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia profesional. Evaluasi karya tidak hanya mempertimbangkan aspek akademik dan kualitas visual, tetapi juga relevansi terhadap kebutuhan pengguna, potensi implementasi, serta peluang pengembangan dalam konteks industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui proses tersebut, karya akhir mahasiswa menjadi jembatan antara ruang akademik dan praktik profesional, sekaligus berpotensi berkembang menjadi solusi komunikasi visual bagi masyarakat, pelaku usaha, organisasi, maupun industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dari Lokal hingga Internasional</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak karya mahasiswa DKV Universitas Paramadina terlihat dari beragam konteks penerapannya. Pada tingkat lokal, karya memberikan solusi bagi komunitas, UMKM, perusahaan, dan kebutuhan komunikasi visual masyarakat. Pada tingkat nasional, karya dikembangkan untuk kebutuhan organisasi, brand, lembaga, maupun industri kreatif. Sementara di tingkat internasional, karya mahasiswa memiliki peluang berpartisipasi dalam ekosistem desain global melalui publikasi, kompetisi, pameran, dan kolaborasi lintas negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pendekatan tersebut, DKV Universitas Paramadina terus membangun budaya akademik yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang berdampak, bukan sekadar karya yang selesai, dengan memadukan branding, teknologi terkini, nilai lokal, dan etika untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan industri kreatif global.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/karya-akhir-mahasiswa-dkv-paramadina-berdampak-hingga-tingkat-internasional-hadirkan-penguji-dari-industri/">Karya Akhir Mahasiswa DKV Paramadina Berdampak hingga Tingkat Internasional, Hadirkan Penguji dari Industri</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/karya-akhir-mahasiswa-dkv-paramadina-berdampak-hingga-tingkat-internasional-hadirkan-penguji-dari-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Diskusi Daring ke Bimbingan Teknis Tatap Muka, Inovasi BENING Perkuat Kompetensi Pengelola Air Minum Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bekasi</title>
		<link>https://newsdetik.co/dari-diskusi-daring-ke-bimbingan-teknis-tatap-muka-inovasi-bening-perkuat-kompetensi-pengelola-air-minum-berbasis-masyarakat-di-kabupaten-bekasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dari-diskusi-daring-ke-bimbingan-teknis-tatap-muka-inovasi-bening-perkuat-kompetensi-pengelola-air-minum-berbasis-masyarakat-di-kabupaten-bekasi</link>
					<comments>https://newsdetik.co/dari-diskusi-daring-ke-bimbingan-teknis-tatap-muka-inovasi-bening-perkuat-kompetensi-pengelola-air-minum-berbasis-masyarakat-di-kabupaten-bekasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 09:33:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=3204</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Bekasi – 30 Juli 2026 &#8211; Keberhasilan penyediaan air minum berbasis masyarakat tidak hanya...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/dari-diskusi-daring-ke-bimbingan-teknis-tatap-muka-inovasi-bening-perkuat-kompetensi-pengelola-air-minum-berbasis-masyarakat-di-kabupaten-bekasi/">Dari Diskusi Daring ke Bimbingan Teknis Tatap Muka, Inovasi BENING Perkuat Kompetensi Pengelola Air Minum Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bekasi</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kabupaten Bekasi</strong> – 30 Juli 2026 &#8211; Keberhasilan penyediaan air minum berbasis masyarakat tidak hanya ditentukan oleh tersedianya jaringan perpipaan, tetapi juga oleh kapasitas para pengelolanya dalam menjaga kualitas air, memelihara sarana, serta memastikan layanan tetap berjalan secara berkelanjutan. Tanpa pengelolaan yang baik, infrastruktur yang telah dibangun berisiko mengalami penurunan kualitas bahkan berhenti beroperasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berangkat dari tantangan tersebut, Puskesmas Setu I mengembangkan inovasi <strong>BENING (Bersama Edukasi dan Stikerisasi Kualitas Air Perpipaan Terjamin)</strong> sebagai model pembinaan berkelanjutan bagi penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berbasis masyarakat. Inovasi ini lahir setelah hasil evaluasi pada tahun 2023 menunjukkan bahwa hanya <strong>4 dari 35 penyelenggara SPAM</strong> di wilayah kerja Puskesmas Setu I yang secara rutin melakukan pemeriksaan kualitas air. Sebagian besar pengelola juga belum memahami pentingnya pengawasan kualitas air maupun langkah-langkah teknis dalam mengatasi berbagai permasalahan pada sistem penyediaan air minum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui BENING, pembinaan tidak lagi berhenti pada pemeriksaan kualitas air dan penyampaian hasil laboratorium. Pendekatan yang diterapkan mengintegrasikan inspeksi kesehatan lingkungan, pemeriksaan laboratorium, edukasi, pemberian rekomendasi teknis, konsultasi melalui grup WhatsApp, hingga penyelenggaraan <strong>KOPDAR (Kopi Darat) Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum</strong> yang dikemas dalam bentuk bimbingan teknis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari implementasi inovasi tersebut, Puskesmas Setu I menggelar KOPDAR Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat pada <strong>1 Juni 2026</strong>. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola PAMSIMAS dan pengelola air minum swadaya dari berbagai desa di wilayah kerja Puskesmas Setu I. Selain menghadirkan Sanitarian Puskesmas Setu I, kegiatan ini juga melibatkan Fasilitator PAMSIMAS Kabupaten Bekasi sehingga peserta memperoleh penguatan dari aspek kesehatan lingkungan sekaligus aspek teknis pengelolaan sarana air minum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tatap muka ini merupakan pengembangan dari komunikasi yang telah terjalin sejak tahun 2020 melalui grup WhatsApp pengelola air minum berbasis masyarakat. Selama bertahun-tahun, grup tersebut menjadi media koordinasi, konsultasi, dan berbagi informasi. Namun, seiring meningkatnya kompleksitas permasalahan di lapangan, komunikasi secara daring dinilai belum cukup untuk menjawab berbagai tantangan teknis yang dihadapi para pengelola.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui KOPDAR, forum diskusi berkembang menjadi ruang belajar bersama yang lebih interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga didorong untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing, bertukar pengalaman, serta bersama-sama mencari solusi berdasarkan praktik lapangan dan kajian teknis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbagai isu strategis dibahas dalam kegiatan ini, mulai dari pentingnya survei geolistrik sebelum pengeboran sumur, penanganan kandungan mangan yang melebihi baku mutu, penyebab ambruknya sumur bor, risiko penggunaan dua pompa submersible dalam satu sumur, hingga teknik pemeliharaan pompa agar lebih efisien dan memiliki umur pakai yang lebih panjang. Seluruh materi disusun berdasarkan persoalan nyata yang dihadapi peserta sehingga dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suasana diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para peserta saling berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pelanggan, pemeliharaan jaringan perpipaan, pengelolaan keuangan, hingga strategi menjaga keberlanjutan layanan. Pendekatan partisipatif tersebut menjadikan setiap peserta tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran bagi peserta lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sanitarian Puskesmas Setu I sekaligus penggagas inovasi BENING, <strong>Sri Werdiningsih Retno Asmara</strong>, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kemandirian para pengelola agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan air minum secara berkelanjutan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami tidak ingin pengelola hanya datang mendengarkan materi, kemudian pulang tanpa perubahan. Melalui KOPDAR ini kami ingin setiap peserta pulang membawa pengetahuan baru, solusi atas persoalan yang dihadapi, serta semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air minum di wilayahnya masing-masing,&#8221; ujarnya.</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sri, pembinaan yang dilakukan secara konsisten merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat. Pendekatan tersebut juga sejalan dengan kajian yang tengah ia dalami sebagai mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan, yang mempelajari keterkaitan aspek teknis, kelembagaan, sosial, finansial, dan kesehatan lingkungan dalam mewujudkan sistem penyediaan air minum yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, KOPDAR akan terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi pembinaan dalam inovasi BENING. Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antarpengelola, mempercepat penyelesaian berbagai persoalan teknis di lapangan, serta mendorong semakin banyak penyelenggara SPAM yang secara mandiri melakukan pengawasan kualitas air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui inovasi BENING, Puskesmas Setu I menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik tidak selalu identik dengan teknologi yang rumit. Inovasi juga dapat lahir dari upaya membangun ruang belajar bersama, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan solusi nyata atas persoalan masyarakat. Semangat inilah yang menjadi fondasi BENING dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan lingkungan sekaligus memastikan masyarakat Kabupaten Bekasi memperoleh layanan air minum yang aman, sehat, dan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/dari-diskusi-daring-ke-bimbingan-teknis-tatap-muka-inovasi-bening-perkuat-kompetensi-pengelola-air-minum-berbasis-masyarakat-di-kabupaten-bekasi/">Dari Diskusi Daring ke Bimbingan Teknis Tatap Muka, Inovasi BENING Perkuat Kompetensi Pengelola Air Minum Berbasis Masyarakat di Kabupaten Bekasi</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/dari-diskusi-daring-ke-bimbingan-teknis-tatap-muka-inovasi-bening-perkuat-kompetensi-pengelola-air-minum-berbasis-masyarakat-di-kabupaten-bekasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rachel/Febi lolos ke 8 Besar usai Tekuk Singapura di SEA Games 2025</title>
		<link>https://newsdetik.co/rachel-febi-lolos-ke-8-besar-usai-tekuk-singapura-di-sea-games-2025/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rachel-febi-lolos-ke-8-besar-usai-tekuk-singapura-di-sea-games-2025</link>
					<comments>https://newsdetik.co/rachel-febi-lolos-ke-8-besar-usai-tekuk-singapura-di-sea-games-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 09:48:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=3117</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pathum Thani – Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, memastikan tempat di babak...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/rachel-febi-lolos-ke-8-besar-usai-tekuk-singapura-di-sea-games-2025/">Rachel/Febi lolos ke 8 Besar usai Tekuk Singapura di SEA Games 2025</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pathum Thani</strong> – Pasangan ganda putri Indonesia, <strong>Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum</strong>, memastikan tempat di babak perempat final SEA Games 2025 setelah mengalahkan duet Singapura, <strong>Li Zheng Hong/Li Zheng Yan</strong>, dengan skor meyakinkan <strong>21-11, 21-11</strong> dalam pertandingan yang berlangsung selama 26 menit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bertanding di <strong>Thammasat Rangsit Gymnasium 4</strong> pada Kamis (11/12), Rachel/Febi tampil dominan sejak awal gim pertama. Mereka unggul cepat 10-2 sebelum lawan menambah tiga angka beruntun, namun pasangan Indonesia tetap menutup interval dengan keunggulan 11-5.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selepas jeda, Rachel/Febi makin tak terkejar dengan melaju hingga 13-5 dan terus memperlebar jarak sampai 19-10. Pasangan Singapura hanya mampu menambah satu angka sebelum gim pertama berakhir 21-11 untuk Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memasuki gim kedua, ritme permainan lebih ketat. Meski terus memimpin, Rachel/Febi hanya unggul tipis 1–2 poin dan menutup interval dengan skor 11-9. Setelah itu, mereka kembali tampil dominan dengan meraih delapan poin berturut-turut untuk menjauh 19-9. Hong/Yan menambah dua angka lagi, namun tidak mampu mencegah kemenangan 21-11 untuk pasangan Merah Putih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di babak berikutnya, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Vietnam <strong>Pham Thi Dieu Ly/Pham Thi Khanh</strong>, yang sebelumnya menang atas duet Myanmar <strong>Ngar Myar/Eaint Xhit Phoo</strong> dengan skor 21-9, 21-12.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/rachel-febi-lolos-ke-8-besar-usai-tekuk-singapura-di-sea-games-2025/">Rachel/Febi lolos ke 8 Besar usai Tekuk Singapura di SEA Games 2025</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/rachel-febi-lolos-ke-8-besar-usai-tekuk-singapura-di-sea-games-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Paramadina Jalin Kerja Sama Internasional dengan Nagasaki Woman’s Junior College Jepang</title>
		<link>https://newsdetik.co/universitas-paramadina-jalin-kerja-sama-internasional-dengan-nagasaki-womans-junior-college-jepang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-paramadina-jalin-kerja-sama-internasional-dengan-nagasaki-womans-junior-college-jepang</link>
					<comments>https://newsdetik.co/universitas-paramadina-jalin-kerja-sama-internasional-dengan-nagasaki-womans-junior-college-jepang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 06:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=3084</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, 7 November 2025 — Universitas Paramadina resmi menjalin kerja sama internasional dengan Nagasaki Woman’s...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-paramadina-jalin-kerja-sama-internasional-dengan-nagasaki-womans-junior-college-jepang/">Universitas Paramadina Jalin Kerja Sama Internasional dengan Nagasaki Woman’s Junior College Jepang</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta, 7 November 2025 — Universitas Paramadina resmi menjalin kerja sama internasional dengan Nagasaki Woman’s Junior College, Jepang, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan secara daring pada Jumat, 7 November 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penandatanganan ini menandai komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta pertukaran mahasiswa. MoU tersebut berlaku selama lima tahun dan menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik Universitas Paramadina di tingkat global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penandatanganan tersebut, Universitas Paramadina diwakili oleh Prof. Dr. Iin Mayasari, S.IP., S.Pd., M.M., M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Mutu dan Kerja Sama, sementara dari pihak Nagasaki Woman’s Junior College diwakili oleh Prof. Tsuyoshi Hashimoto, MPP, selaku Rektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. Iin Mayasari menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Universitas Paramadina untuk memperkuat internasionalisasi kampus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi dosen dan mahasiswa untuk bertukar pengalaman akademik serta terlibat dalam proyek riset dan pengabdian masyarakat lintas negara. Kami berharap kerja sama ini membawa manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan dan budaya antara Indonesia dan Jepang,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Prof. Tsuyoshi Hashimoto menambahkan bahwa Nagasaki Woman’s Junior College menyambut baik kemitraan ini sebagai bagian dari komitmen mereka dalam memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan dan penelitian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami berharap dapat menciptakan program pertukaran yang bermakna dan memperkuat hubungan antara kedua institusi melalui semangat saling belajar dan berbagi,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memperkuat hubungan akademik, MoU ini juga membuka kemungkinan pengembangan program bersama di masa mendatang, seperti joint research, short course internasional, dan community development project antara Indonesia dan Jepang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman internasional civitas akademika Universitas Paramadina sekaligus memperkuat reputasi kampus sebagai universitas yang aktif membangun kolaborasi global untuk kemajuan pendidikan Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-paramadina-jalin-kerja-sama-internasional-dengan-nagasaki-womans-junior-college-jepang/">Universitas Paramadina Jalin Kerja Sama Internasional dengan Nagasaki Woman’s Junior College Jepang</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/universitas-paramadina-jalin-kerja-sama-internasional-dengan-nagasaki-womans-junior-college-jepang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Paramadina Maknai Sumpah Pemuda: Penegasan Kembali Komitmen Kebangsaan</title>
		<link>https://newsdetik.co/universitas-paramadina-maknai-sumpah-pemuda-penegasan-kembali-komitmen-kebangsaan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-paramadina-maknai-sumpah-pemuda-penegasan-kembali-komitmen-kebangsaan</link>
					<comments>https://newsdetik.co/universitas-paramadina-maknai-sumpah-pemuda-penegasan-kembali-komitmen-kebangsaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 02:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=3073</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, 28 Oktober 2025 — Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Paramadina menyampaikan refleksi pemikiran...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-paramadina-maknai-sumpah-pemuda-penegasan-kembali-komitmen-kebangsaan/">Universitas Paramadina Maknai Sumpah Pemuda: Penegasan Kembali Komitmen Kebangsaan</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jakarta, 28 Oktober 2025</strong> — Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Paramadina menyampaikan refleksi pemikiran para tokohnya mengenai makna Sumpah Pemuda dalam konteks keindonesiaan masa kini. Pemikiran ini berakar dari gagasan cendekiawan Muslim sekaligus pendiri Paramadina, <strong>Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur)</strong>, yang menekankan pentingnya menjadikan Sumpah Pemuda bukan sekadar ikrar, tetapi juga panggilan untuk bekerja dan berkarya bagi bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua <em>The Lead Institute Universitas Paramadina</em>, <strong>Dr. Suratno</strong>, menegaskan bahwa <em>Sumpah Pemuda</em> menurut Cak Nur dapat dimaknai sebagai bentuk penegasan kembali komitmen kebangsaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sumpah Pemuda menurut Nurcholish Madjid (Cak Nur), pendiri Paramadina, bisa dimaknai sebagai penegasan kembali; sebagai akad (‘aqdun) dan ikrar (iqrorun) komitmen kebangsaan kita. Tetapi tentu saja, dan kemudian lebih penting lagi adalah tindak lanjut (follow-up) dari akad dan ikrar itu; yakni kerja-kerja nyata kita untuk bangsa tercinta,” ujar Dr. Suratno.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa kerja dan karya menjadi elemen paling penting dalam mengisi perjalanan sejarah menuju bangsa yang makmur dan cerdas, sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mari segenap muda-mudi, kita bahu-membahu membangun bangsa; keluar dari berbagai keterpurukan yang masih melanda. <em>Syubbanul yaum rijalul ghod</em> — pemuda zaman sekarang adalah pemimpin di masa depan,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Suratno, refleksi atas Sumpah Pemuda juga harus mendorong generasi muda untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah berbagai tantangan kebangsaan, seperti kesenjangan sosial, menurunnya kualitas pendidikan, dan perilaku egois di kalangan elite maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa bangsa yang besar hanya bisa lahir jika seluruh elemen bangsa bersatu padu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Atau dalam ungkapan Bung Karno: <em>samen bundeling van alle krachten van de natie</em>, pengikatan bersama seluruh kekuatan bangsa,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, <strong>Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D.,</strong> menyoroti pentingnya semangat nasionalisme yang digagas Cak Nur sebagai kekuatan pemersatu bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Indonesia Kita merangkum pandangan Cak Nur tentang keindonesiaan. Indonesia sebagai negara yang dibangun di atas keanekaragaman budaya, suku, dan agama bisa dikatakan sukses dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan dalam ikatan kebangsaan,” tutur Prof. Didik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa semangat nasionalisme yang tumbuh sejak Sumpah Pemuda 1928 telah menjadi fondasi untuk melepaskan diri dari penjajahan dan membangun negara merdeka. Namun, Prof. Didik juga mengingatkan bahwa tantangan demokrasi yang disoroti Cak Nur masih relevan hingga kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semasa hidupnya, Cak Nur menilai proses demokrasi bangsa ini yang tidak semakin membaik. Sekarang keadaan seperti itu masih terus berlanjut. Jiwa kerdil yang hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya masih dominan di bangsa ini,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh, Cak Nur dalam pemikirannya menempatkan pemuda sebagai subjek sejarah, bukan sekadar kelompok usia muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemuda sejati adalah mereka yang memiliki idealisme, keberanian berpikir merdeka, dan kemauan untuk memperbaiki keadaan,” tulisnya dalam karya <em>Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. Didik menegaskan bahwa Universitas Paramadina akan terus berupaya menumbuhkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berintegritas, sebagaimana nilai yang diwariskan oleh Cak Nur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kemajuan bangsa sangat bergantung pada generasi muda yang mampu memadukan iman, ilmu, dan kerja keras,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-paramadina-maknai-sumpah-pemuda-penegasan-kembali-komitmen-kebangsaan/">Universitas Paramadina Maknai Sumpah Pemuda: Penegasan Kembali Komitmen Kebangsaan</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/universitas-paramadina-maknai-sumpah-pemuda-penegasan-kembali-komitmen-kebangsaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Mitra Bangsa Gelar FGD Implementasi SMK3 dan ISO 45001 pada Industri Manufaktur</title>
		<link>https://newsdetik.co/universitas-mitra-bangsa-gelar-fgd-implementasi-smk3-dan-iso-45001-pada-industri-manufaktur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-mitra-bangsa-gelar-fgd-implementasi-smk3-dan-iso-45001-pada-industri-manufaktur</link>
					<comments>https://newsdetik.co/universitas-mitra-bangsa-gelar-fgd-implementasi-smk3-dan-iso-45001-pada-industri-manufaktur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 02:44:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=3020</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, 14 Agustus 2025 – Universitas Mitra Bangsa menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Analisis...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-mitra-bangsa-gelar-fgd-implementasi-smk3-dan-iso-45001-pada-industri-manufaktur/">Universitas Mitra Bangsa Gelar FGD Implementasi SMK3 dan ISO 45001 pada Industri Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta, 14 Agustus 2025 – Universitas Mitra Bangsa menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema <em>“Analisis Implementasi SMK3 Terintegrasi dengan Sistem Manajemen ISO 45001 pada Industri Manufaktur”</em> di Hotel Swiss-Belinn Cawang. Acara ini merupakan bagian dari penelitian hibah Fundamental Reguler yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Mitra Bangsa yang diwakili Kepala LPPM, Dr. Dra. Nurwulan Kusuma Devi, SE. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa hibah penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para dosen muda untuk terus berkompetisi dan meraih prestasi dalam program hibah penelitian kementerian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian ini diketuai oleh Dr. Drs. Yuni Pratikno, SE., MM., MH bersama tim peneliti yaitu Maulana Arief Rachman Hakim, SP., MM., M.Han dari Universitas Mitra Bangsa, Dr. Eric Hermawan, ST., MT., MM dari Institut STIAMI, serta Dr. Ryan Firyawan Firdiansyah, SE., MM dari STIE Krakatau. FGD ini menghadirkan panelis yang terdiri dari regulator, auditor, asesor, praktisi, akademisi, hingga konsultan K3, sehingga diskusi berlangsung hangat dengan beragam perspektif mengenai implementasi SMK3 dan integrasinya dengan standar internasional ISO 45001.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam forum tersebut, Dr. dr. Sudi Astono, MS, MKKK menegaskan bahwa penerapan SMK3 merupakan kewajiban setiap perusahaan sebagaimana diatur dalam Pasal 87 UU No. 13 Tahun 2003. Sementara itu, ISO 45001 bersifat sukarela, namun tetap penting sebagai acuan standar global. Auditor SAI Global, Yodan Amaral, ST., MKKK menambahkan bahwa SMK3 dapat diintegrasikan dengan ISO 45001 melalui pendekatan Plan-Do-Check-Action. Dengan demikian, proses audit sertifikasi dapat dilakukan bersamaan sehingga perusahaan berpeluang mendapatkan kedua sertifikasi sekaligus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan lain disampaikan praktisi sekaligus akademisi K3, KRT. Wendi Darmawan, SKM, MKKK yang menyebutkan bahwa implementasi SMK3 maupun ISO 45001 dapat diterapkan di berbagai sektor industri, mulai dari pertambangan, migas, konstruksi hingga manufaktur. Sementara itu, Dr. Abdul Wahab Samad, SE., MM menilai metode penelitian kualitatif yang memanfaatkan perangkat lunak NVivo serta kecerdasan buatan seperti ChatGPT mampu membantu analisis data dengan lebih cepat, akurat, dan mendalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan teknologi artificial intelligence. Tim peneliti menargetkan luaran berupa publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi. “Kami berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha, khususnya dalam penerapan SMK3, serta mendukung peningkatan mutu keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia,” ujar Dr. Yuni Pratikno mewakili tim peneliti.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-mitra-bangsa-gelar-fgd-implementasi-smk3-dan-iso-45001-pada-industri-manufaktur/">Universitas Mitra Bangsa Gelar FGD Implementasi SMK3 dan ISO 45001 pada Industri Manufaktur</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/universitas-mitra-bangsa-gelar-fgd-implementasi-smk3-dan-iso-45001-pada-industri-manufaktur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pariwisata Indonesia 2025: Penguatan Kearifan Lokal dalam Industri Pariwisata</title>
		<link>https://newsdetik.co/pariwisata-indonesia-2025-penguatan-kearifan-lokal-dalam-industri-pariwisata/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pariwisata-indonesia-2025-penguatan-kearifan-lokal-dalam-industri-pariwisata</link>
					<comments>https://newsdetik.co/pariwisata-indonesia-2025-penguatan-kearifan-lokal-dalam-industri-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 01:49:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[universitas paramadina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2983</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta — Dalam rangka memperkuat peran kearifan lokal sebagai pilar utama dalam pembangunan industri pariwisata...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/pariwisata-indonesia-2025-penguatan-kearifan-lokal-dalam-industri-pariwisata/">Pariwisata Indonesia 2025: Penguatan Kearifan Lokal dalam Industri Pariwisata</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta — Dalam rangka memperkuat peran kearifan lokal sebagai pilar utama dalam pembangunan industri pariwisata Indonesia, Universitas Paramadina bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Paramadina Public Policy Institut menyelenggarakan webinar bertajuk “Harapan dari Pariwisata Indonesia di 2025: Penguatan Kearifan Lokal dalam Industri Pariwisata” pada Sabtu (24/5/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini dibuka oleh Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina, yang menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan kementerian dalam merumuskan masa depan pariwisata nasional. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk dikembangkan lebih lanjut agar mampu menghasilkan gagasan dan langkah-langkah strategis yang lebih produktif. “Pariwisata bukan hanya menjadi domain pemerintah atau pelaku industri saja, tetapi juga menjadi domain seluruh masyarakat Indonesia” ujar Handi Risza.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki keragaman destinasi wisata yang luar biasa dari wisata hutan, laut, budaya, kuliner, sejarah, religi, bahari, edukasi, olahraga, hingga agrowisata yang menjadi kekayaan dan potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, ia juga mencatat bahwa potensi besar ini belum dimanfaatkan secara optimal, terbukti dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang masih berada di urutan keempat di kawasan Asia Tenggara. “Ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk mendorong promosi dan penguatan kualitas pariwisata yang lebih inklusif dan berdaya saing” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu sektor potensial yang disorot dalam webinar ini adalah wisata halal. Menurut Handi Risza, wisata halal merupakan bentuk pariwisata yang ramah bagi umat Muslim dan menjadi peluang besar bagi Indonesia. “Kita memiliki potensi yang luar biasa. Diperkirakan akan ada sekitar 200 juta wisatawan Muslim yang akan melakukan perjalanan di tahun 2025 hingga 2026. Indonesia harus siap menjadi destinasi utama yang menyambut mereka,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam paparannya sebagai Keynote Speaker, Hanifah Makarim, Hanifah Makarim, Asisten Deputi Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyampaikan bahwa sektor pariwisata Indonesia mulai menunjukkan tren pemulihan pascapandemi. Setelah mengalami penurunan tajam pada tahun 2020, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara perlahan meningkat kembali sejak 2022. Ia menyoroti bahwa rata-rata pengeluaran wisatawan yang berkunjung ke Indonesia mencapai 1.391,85 dolar AS, dengan pengeluaran terbesar tercatat pada sektor akomodasi, disusul oleh konsumsi makanan dan minuman, serta pembelian cenderamata. Sayangnya, kualitas cenderamata yang beredar di pasar domestik dinilai masih kurang memadai, dan perlu ditingkatkan agar mampu mencerminkan kekayaan budaya sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Hanifah menegaskan bahwa kontribusi pariwisata terhadap perekonomian nasional sangat signifikan, bahkan berada di posisi kedua sebagai penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata bukan hanya sektor pendukung, melainkan salah satu motor penggerak utama ekonomi Indonesia. Dari sisi investasi, tercatat bahwa selama periode 2018 hingga 2024, sektor pariwisata berhasil menarik investasi sebesar 16,1 miliar dolar AS, dengan komposisi 66,3 persen berasal dari investor domestik dan 33,7 persen dari investor asing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks ini, Kementerian Pariwisata tengah berupaya memperluas cakupan investasi, termasuk mengundang investor untuk mengembangkan sektor wisata kesehatan (health tourism), yang potensial menjadi daya tarik baru bagi wisatawan internasional. “Potensi wisata medis dan kebugaran sangat besar, dan kami ingin menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama bagi wisatawan yang mencari layanan kesehatan berkualitas” ujar Hanifah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun demikian, Hanifah juga mengakui bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi dalam pengembangan investasi pariwisata lokal. Hambatan tersebut meliputi ketidakpastian regulasi, kondisi infrastruktur dan aksesibilitas yang belum merata, kualitas sumber daya manusia yang masih perlu ditingkatkan, serta belum optimalnya strategi promosi dan pemasaran. Selain itu, isu diversifikasi produk wisata dan pelestarian lingkungan juga menjadi perhatian utama dalam pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Kementerian Pariwisata telah meluncurkan sejumlah program strategis, antara lain Gerakan Wisata Bersih yang bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata, serta inisiatif Tourism 5.0 yang mengedepankan digitalisasi dan teknologi untuk meningkatkan efektivitas promosi dan pelayanan. Selain itu, program Pariwisata Naik Kelas ditujukan untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan berdaya beli tinggi. Pemerintah juga menargetkan Indonesia sebagai pusat penyelenggaraan event pariwisata internasional, serta memperluas jumlah desa wisata yang berdaya saing di tingkat global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. Iin Mayasari, Guru Besar Universitas Paramadina, menegaskan bahwa sektor pariwisata Indonesia memiliki peluang besar untuk mendorong peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) dan ekspor negara. “Pariwisata tidak hanya meningkatkan pemasukan negara melalui ekspor jasa, tetapi juga memberikan dampak nyata pada penyerapan tenaga kerja. Pada 2024, sektor ini mampu menyerap sekitar 25,1 juta tenaga kerja dengan jumlah kunjungan wisatawan hampir mencapai 13,34 juta” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-22 dalam daya tarik wisata global, dengan jumlah perjalanan wisatawan mancanegara pada tahun 2024 mencapai titik tertinggi sejak 2019. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kunjungan wisatawan nusantara dalam negeri mencapai 1,2 miliar perjalanan, tertinggi dalam lima tahun terakhir. “Perubahan signifikan terlihat pada pergeseran tujuan wisatawan nusantara yang kini lebih memilih destinasi selain Bali, menandakan diversifikasi tujuan wisata yang berkembang” tambah Iin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Iin menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pariwisata. Wisatawan kini semakin sadar akan nilai keasrian budaya dan isu lingkungan, yang menciptakan nilai tambah pengalaman berwisata. Selain itu, pariwisata kesehatan dan kebugaran mulai menjadi segmen unggulan, disusul dengan tren wisata petualangan dan aktivitas outdoor seperti pengamatan langit dan perjalanan mengikuti artis favorit. Fenomena ‘JOMO’ (Joy of Missing Out) pun mulai muncul sebagai tren wisata yang mengedepankan pengalaman santai dan eksklusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana strategis nasional pariwisata yang diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) berfokus pada peningkatan kontribusi ekonomi melalui penguatan kearifan lokal. Program-program unggulan mencakup pengembangan desa wisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism/CBT), penguatan peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis), promosi kuliner lokal, dan dukungan festival budaya. Semua ini diatur dalam kerangka regulasi yang termaktub dalam UU No.10 Tahun 2009, yang menegaskan pariwisata sebagai sarana untuk kesejahteraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, tantangan juga tidak kalah besar. Kurangnya kesadaran masyarakat, akses pasar yang terbatas, rantai pasok yang lemah, hilangnya keaslian produk, persaingan produk massal, overtourism, keterbatasan infrastruktur, dan disparitas ekonomi menjadi hambatan utama yang perlu diatasi agar pariwisata berkelanjutan dapat tumbuh optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam perspektif ekonomi makro, Adrian A. Wijanarko, Direktur Riset Paramadina Public Policy Institute menyampaikan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3% pada 2025. Namun, Bank Indonesia merevisi angka tersebut menjadi 2,9% akibat ketegangan perang tarif antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Meski demikian, perilaku pengeluaran masyarakat terhadap sektor perjalanan masih cukup stabil, yaitu sekitar 10% dari pendapatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adrian menyarankan pemerintah untuk menerapkan strategi segenting, positioning, dan targeting yang tepat. “Jika daya beli masyarakat domestik menurun dan mengurangi perjalanan, fokus dapat dialihkan untuk menarik wisatawan internasional, terutama dengan memanfaatkan penguatan nilai tukar asing terhadap rupiah” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelemahan rupiah akan meningkatkan daya beli wisatawan asing, sehingga biaya wisata di Indonesia menjadi lebih kompetitif. Namun, ia mengingatkan risiko penurunan kunjungan wisatawan jika negara asal wisatawan mengalami resesi ekonomi.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/pariwisata-indonesia-2025-penguatan-kearifan-lokal-dalam-industri-pariwisata/">Pariwisata Indonesia 2025: Penguatan Kearifan Lokal dalam Industri Pariwisata</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/pariwisata-indonesia-2025-penguatan-kearifan-lokal-dalam-industri-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikuti International Design Award 2025 di Malaysia Mahasiswa Paramadina Sabet Juara</title>
		<link>https://newsdetik.co/ikuti-international-design-award-2025-di-malaysia-mahasiswa-paramadina-sabet-juara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ikuti-international-design-award-2025-di-malaysia-mahasiswa-paramadina-sabet-juara</link>
					<comments>https://newsdetik.co/ikuti-international-design-award-2025-di-malaysia-mahasiswa-paramadina-sabet-juara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 10:23:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2970</guid>

					<description><![CDATA[<p>Johor Bahru, Malaysia – Universitas Paramadina kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional dengan meraih Juara...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/ikuti-international-design-award-2025-di-malaysia-mahasiswa-paramadina-sabet-juara/">Ikuti International Design Award 2025 di Malaysia Mahasiswa Paramadina Sabet Juara</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Johor Bahru, Malaysia – Universitas Paramadina kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional dengan meraih Juara 4 (Consolation Prize) dalam ajang International Design Award (IDeA) 2025, sebuah kompetisi desain prestisius yang berlangsung pada 7–8 Mei 2025 di Johor Bahru, Malaysia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompetisi ini diikuti oleh 67 peserta dari seluruh kawasan Asia Tenggara, dan Universitas Paramadina menjadi salah satu dari 15 tim finalis yang berhasil lolos ke tahap akhir. Tim Paramadina terdiri dari dua mahasiswa Program Studi Desain Produk, yaitu Anandya Yushara dan Syarifah Fatimah Zahra, yang didampingi oleh dua dosen pembimbing, Tasyrif Adnan, M.Ds. dan Farahiyah Inarah Putri, MA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan tim Paramadina di ajang ini membuktikan bahwa mahasiswa dari program studi Desain Produk pun mampu bersaing di ranah fesyen internasional, meskipun tidak berasal dari program studi fashion secara khusus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangannya, Tasyrif Adnan, M.Ds., menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi tim “Prestasi yang diraih saat ini dengan waktu persiapan yang sangat singkat menunjukkan bahwa Paramadina memiliki potensi luar biasa dalam mengembangkan program studi di bidang fesyen. Saya percaya, ini menjadi bukti bahwa Universitas Paramadina siap unggul dan kompetitif di bidang ini. Ajang ini bukan hanya soal menang, tapi juga tentang bagaimana mahasiswa kita mampu berpikir kritis, bekerja dalam tim, dan menampilkan hasil desain yang memiliki nilai estetika dan budaya.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenangan ini juga menjadi pengalaman yang sangat bermakna bagi para mahasiswa. Anandya Yushara menuturkan, “Sebagai mahasiswa Desain Produk, saya belajar banyak hal, termasuk tentang fashion. Meskipun pembelajaran fashion tidak sedalam program studi fesyen khusus, dukungan dosen dan lingkungan kampus sangat mendorong kami untuk mendalaminya lebih serius. Kemenangan ini membuktikan bahwa mahasiswa Desain Produk juga bisa bersaing dan berprestasi di dunia fashion. Semoga pencapaian ini memotivasi saya dan teman-teman untuk terus berkembang.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu, Syarifah Fatimah Zahra mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang didapatkan: “Mengikuti kompetisi IDeA ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Mulai dari pengalaman ke negara orang, kerja sama tim, hingga bertemu dengan peserta berbakat dari berbagai negara yang sangat ramah dan inspiratif, semuanya membuka wawasan baru. Ketika diumumkan mendapatkan peringkat keempat, perasaan saya campur aduk antara bangga dan termotivasi. Walau belum menjadi juara utama sesuai target kami, tapi ini jadi pijakan awal untuk terus berkembang dan berani menunjukkan kreativitas. Prosesnya memang cukup melelahkan, manajemen waktu, teknik baru, dan adaptasi namun hasilnya sangat memuaskan.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keikutsertaan dalam International Design Award 2025 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran lintas budaya, pematangan ide kreatif, serta penguatan jejaring internasional. Universitas Paramadina berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi mahasiswanya untuk tampil di panggung dunia dan menjadi representasi dari generasi muda kreatif Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/ikuti-international-design-award-2025-di-malaysia-mahasiswa-paramadina-sabet-juara/">Ikuti International Design Award 2025 di Malaysia Mahasiswa Paramadina Sabet Juara</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/ikuti-international-design-award-2025-di-malaysia-mahasiswa-paramadina-sabet-juara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tadarus Pemikiran Islam Hidupkan Kembali Gagasan Islam Transformatif</title>
		<link>https://newsdetik.co/tadarus-pemikiran-islam-hidupkan-kembali-gagasan-islam-transformatif/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tadarus-pemikiran-islam-hidupkan-kembali-gagasan-islam-transformatif</link>
					<comments>https://newsdetik.co/tadarus-pemikiran-islam-hidupkan-kembali-gagasan-islam-transformatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 12:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2956</guid>

					<description><![CDATA[<p>Teras Kebhinekaan bersama PIEC Universitas Paramadina menggelar sesi ketiga diskusi bertajuk&#160;Tadarus Pemikiran Islam: Menghidupkan Kembali...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/tadarus-pemikiran-islam-hidupkan-kembali-gagasan-islam-transformatif/">Tadarus Pemikiran Islam Hidupkan Kembali Gagasan Islam Transformatif</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Teras Kebhinekaan bersama PIEC Universitas Paramadina menggelar sesi ketiga diskusi bertajuk&nbsp;Tadarus Pemikiran Islam: Menghidupkan Kembali Gagasan Islam Transformatif: Interpretasi, Strategi dan Aksi pada 20 Maret 2025. Diskusi yang berlangsung di Ruang Prof. Firmansyah, Universitas Paramadina, ini mengkaji pemikiran Islam transformatif dari Moeslim Abdurrahman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Budhy Munawar-Rachman (Pembina Teras Kebinekaan) dan Pipip. A. Rifai Hasan (Ketua PIEC Universitas Paramadina) yang membahas pemikiran Dawam Rahardjo dalam konteks kritik terhadap fenomena ketidakadilan, ketertindasan sosial, dan&nbsp; berbagai tantangan sosial lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Fatchiah E. Kertamuda, Wakil Rektor bidang akademik, Universitas Paramadina, menekankan pentingnya mengkaji pemikiran Islam Transformatif M. Dawam Rahardjo agar dapat menjadi inspirasi untuk merumuskan strategi gerakan keagamaan dengan kerangka transformatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Direktur Eksekutif Teras Kebinekaan, Moh. Shofan, mengatakan dalam konteks masyarakat Indonesia hari ini, sosok Dawam Rahardjo nyaris terlupakan, padahal banyak sekali pemikiran pemikiran Islam transformatif yang perlu dikembangkan dan dikaji ulang dalam rangka memahami dan mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, terutama dalam aspek sosial, ekonomi, dan agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Budhy Munawar-Rachman menyoroti sosok Dawam Rahardjo, seorang pemikir Islam transformatif yang Caknurian. &#8220;Dawam betul betul seorang pemikir yang mumpuni sehingga kita bisa merekonstruksi kembali pemikiran Mas Dawam sehingga kita punya bahan yang memadai untuk community development&#8221;, jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara Pipip, mengatakan bahwa Dawam sosok transformis yang kuat, yang pemikiran pemikirannya bisa dijadikan sebagai landasan teoritis maupun praktis dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan ini, diharapkan konsep Islam transformatif dapat diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat guna mendorong perubahan yang lebih inklusif dan berkeadilan.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/tadarus-pemikiran-islam-hidupkan-kembali-gagasan-islam-transformatif/">Tadarus Pemikiran Islam Hidupkan Kembali Gagasan Islam Transformatif</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/tadarus-pemikiran-islam-hidupkan-kembali-gagasan-islam-transformatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional Hari Kesehatan Mental Sedunia: “Self-Care di Era Modern: Kunci Menghadapi Tekanan Hidup”</title>
		<link>https://newsdetik.co/seminar-nasional-hari-kesehatan-mental-sedunia-self-care-di-era-modern-kunci-menghadapi-tekanan-hidup/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=seminar-nasional-hari-kesehatan-mental-sedunia-self-care-di-era-modern-kunci-menghadapi-tekanan-hidup</link>
					<comments>https://newsdetik.co/seminar-nasional-hari-kesehatan-mental-sedunia-self-care-di-era-modern-kunci-menghadapi-tekanan-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 07:45:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=2845</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cipayung, 22 November 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/seminar-nasional-hari-kesehatan-mental-sedunia-self-care-di-era-modern-kunci-menghadapi-tekanan-hidup/">Seminar Nasional Hari Kesehatan Mental Sedunia: “Self-Care di Era Modern: Kunci Menghadapi Tekanan Hidup”</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Cipayung, 22 November 2024</strong> – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober, Universitas Paramadina melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Madina bekerja sama dengan Program Studi Manajemen Universitas Paramadina dan PIK-R Bangka Jakarta Selatan sukses menggelar Seminar Nasional bertema <em>“Self-Care di Era Modern: Kunci Menghadapi Tekanan Hidup”</em>. Seminar ini diadakan di Kampus Cipayung Universitas Paramadina pada Jumat, 22 November 2024, dan menghadirkan para pembicara inspiratif dari berbagai latar belakang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Generasi muda saat ini menghadapi tekanan luar biasa dari lingkungan sosial maupun keluarga, yang berdampak pada kesehatan mental. Seminar ini bertujuan memberikan edukasi dan solusi praktis dalam menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan hidup modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai keynote speaker, <strong>Prof. Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., Psikolog</strong>, atau yang akrab disapa Kak Seto, menekankan pentingnya mengapresiasi potensi anak. “Semua anak pada dasarnya unggul di bidangnya masing-masing. Orang tua dan guru harus berhenti membandingkan anak dengan orang lain. Sebaliknya, berikan apresiasi dan dorongan untuk menggali potensi mereka,” ujar Kak Seto. Ia menambahkan bahwa perhatian dan kasih sayang adalah kunci menciptakan lingkungan kondusif untuk anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam paparannya, <strong>Ananda Stevvan Vallentino Petrix Pratama</strong>, Duta Generasi Berencana (Genre) Indonesia Berprestasi 2024, menyebut media sosial sebagai <em>pisau bermata dua</em>. “Media sosial dapat menjadi sumber tekanan, tetapi juga peluang. Kita harus bijaksana dan berhenti membandingkan diri dengan orang lain,” jelasnya. Ia mendorong generasi muda untuk menjadikan perbedaan sebagai motivasi untuk berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kenita Putri, S.Psi., M.M.,</strong> Dosen Program Studi Manajemen Universitas Paramadina, membahas fenomena <em>generasi strawberry</em> yang kreatif namun rentan secara mental. Ia menekankan bahwa kesehatan mental sangat berpengaruh terhadap produktivitas di tempat kerja. “Burnout dapat menurunkan kinerja. Oleh karena itu, penting bagi individu untuk memahami dan menjaga kesehatan mental mereka,” ujar Kenita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dosen Psikologi Universitas Paramadina, <strong>Johan Ramadhan Nurwardana, S.Psi., M.A.,</strong> menggarisbawahi pentingnya pengelolaan stres dalam menghadapi tuntutan hidup. “Stres dapat diatasi melalui berbagai cara seperti olahraga, seni, atau <em>healing</em>. Kita juga perlu merangkul komunitas untuk menyebarluaskan informasi terkait kesehatan mental, sehingga dampaknya lebih luas,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seminar ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di berbagai lapisan masyarakat, terutama di era modern yang penuh tekanan. Diharapkan, upaya kolaboratif antara individu, keluarga, dan komunitas dapat menciptakan lingkungan yang lebih suportif untuk kesejahteraan mental semua pihak.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/seminar-nasional-hari-kesehatan-mental-sedunia-self-care-di-era-modern-kunci-menghadapi-tekanan-hidup/">Seminar Nasional Hari Kesehatan Mental Sedunia: “Self-Care di Era Modern: Kunci Menghadapi Tekanan Hidup”</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/seminar-nasional-hari-kesehatan-mental-sedunia-self-care-di-era-modern-kunci-menghadapi-tekanan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 18/197 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: newsdetik.co @ 2026-10-03 12:40:26 by W3 Total Cache
-->