<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AUKUS Archives - NewsDetik.co</title>
	<atom:link href="https://newsdetik.co/tag/aukus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://newsdetik.co/tag/aukus/</link>
	<description>Situs berita terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Oct 2021 06:48:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://newsdetik.co/wp-content/uploads/2021/07/cropped-favicon-100x75.png</url>
	<title>AUKUS Archives - NewsDetik.co</title>
	<link>https://newsdetik.co/tag/aukus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menlu Malaysia Dato&#8217; Saifuddin Abdullah: Kawasan ASEAN Wilayah untuk Dialog Peradaban</title>
		<link>https://newsdetik.co/menlu-malaysia-dato-saifuddin-abdullah-kawasan-asean-wilayah-untuk-dialog-peradaban/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menlu-malaysia-dato-saifuddin-abdullah-kawasan-asean-wilayah-untuk-dialog-peradaban</link>
					<comments>https://newsdetik.co/menlu-malaysia-dato-saifuddin-abdullah-kawasan-asean-wilayah-untuk-dialog-peradaban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 06:48:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[AUKUS]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Dato&#039; Saifuddin Abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[middle income trap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=797</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hubungan bilateral Indonesia-Malaysia memiliki peran yang penting dalam usaha untuk memperkuat ASEAN. Demikian disampaikan Menteri...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/menlu-malaysia-dato-saifuddin-abdullah-kawasan-asean-wilayah-untuk-dialog-peradaban/">Menlu Malaysia Dato&#8217; Saifuddin Abdullah: Kawasan ASEAN Wilayah untuk Dialog Peradaban</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Hubungan bilateral Indonesia-Malaysia memiliki peran yang penting dalam usaha untuk memperkuat ASEAN. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Malaysia YB Dato’ Saifuddin Abdulah dalam Diskusi bertajuk “Memperkuat Peran Politik Luar Negeri ASEAN dalam Menghadapi Tantangan Global” di Universitas Paramadina (18/20/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diskusi yang diselenggarakan Universitas Paramadina bekerjasama dengan Institut Darul Ehsan – Malaysia dan KedaiKOPI Dato’ Saifuddin menyatakan bahwa Malaysia-Indonesia ini memiliki bersama persamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menlu Malaysia ini juga menyatakan bahwa dari segi <em>political security arrangement</em> ASEAN tidak ditemui masalah berat. “Kemalangan jiwa, peperangan antara satu wilayah dengan wilayah lain bisa kita elakkan sejak ASEAN dikukuhkan” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ASEAN <em>centrality</em> dan <em>asean consensus</em> juga berhasil mempertahankan kawasan ini khususnya laut Cina Selatan dari ancaman yang besar. “<em>Traditional security treat</em> dari luar khususnya dari cina yang paling dekat dengan kita. Walaupun kita tahu kita ada case-case dimana <em>china coast goard boat</em> itu datang ke perairan kita.” Ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang terbaru tentang AUKUS, Australia ingin membuat kapal selam bertenaga &nbsp;nuklir, hingga menlu Australia menghubunginya. “Saya beritahu secara jenaka <em>its not make different to Malaysian</em>, <em>it still nuclear</em>”. Jawab Dato’ Saifuddin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengenai <em>non traditional threat</em> seperti <em>drug, human traficking</em> Dato’ Saifuffin menyatakan mungkin ada isu besar di sana sini. “Yang terbaru <em>cyber security threat</em>, yang ini saya fikir ASEAN harus ambil peranan ini ancaman <em>political security</em> yang terbaru.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari segi ekonomi, negara ASEAN belum mengoptimumkan kehadiran penduduknya yang sebanyak 650juta itu. “<em>Our intra asean trade is still very low</em>, 25% <em>of our whole trade</em>. Yang ini kita jauh dibanding EU mereka jauh didepan.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menyinggung bidang baru yang bisa dioptimalkan negara-negara ASEAN &nbsp;dengan cepat sebab dianggap bisa <em>leverage</em> dan menjadi <em>playing ground young people</em>, yakni <em>digital economy</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menggaris bawahi tentang pilar sosial budaya “Kalau Huntington mengatakan <em>the clash of civilization</em> tapi kita di ASEAN melihat kawasan kita sebagai wilayah untuk dialog peradaban.&nbsp; Ini berlawanan dengan thesis Huntington itu.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam ketiga pilar ASEAN sebenarnya Malaysia &#8211; Indonesia ini bisa memainkan peran yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menlu Malaysia ini juga menyatakan bahwa Malaysia-Indonesia yang bersuara lantang dengan pendirian tegas bahwa untuk sidang puncak ASEAN tugas-tugas utusan khas pengungsi ASEAN agar melaksanakan 5 point consensus tentang Myanmar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau tidak ada kemajuan yang jelas maka ini 2 negara paling awal mengatakan jangan diundang senior general itu ke ASEAN Summit. Dua pemimpin ASEAN, Presiden Indonesia membuat panggilan telepon kepada Sultan Brunei, dan Perdana Menteri Malaysia mengirim surat kepada Sutan Brunei dengan pendirian yang sama.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya Rektor Universitas Paramadina Prof. Dr. Didik J. Rachbini menyatakan bahwa Malaysia sudah lepas dari <em>middle income trap</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Didik hal&nbsp; ini bisa menjadi kekuatan dalam ekonomi dan politik. “Menurut Wapres budiono, profesor dalam bidang ekonomi, demokrasi akan stabil ketika pendapatan diatas 6 ribu dan Malaysia sudah melewati itu.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya menyatakan selamat kepada Malaysia, dengan <em>footbal</em> politik yang cantik menghasilkan pemimpin muda seperti Dato’ Saifuddin.” Katanya. &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rektor Universitas Paramadina ini menyatakan bahwa di tangan pemimpin-pemimpin muda inilah ASEAN ini akan terbentuk nantinya, dan menjadi kekuatan baru yang nanti bisa menandingi Eropa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena Indonesia ini 15 besar ekonomi dunia dan dalam waktu dekat akan menjadi 10 besar karena size penduduknya juga besar, ditambah ASEAN makin besar ini akan menentukan dunia selain kekuatan besar China dan Amerika.” Katanya.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/menlu-malaysia-dato-saifuddin-abdullah-kawasan-asean-wilayah-untuk-dialog-peradaban/">Menlu Malaysia Dato&#8217; Saifuddin Abdullah: Kawasan ASEAN Wilayah untuk Dialog Peradaban</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/menlu-malaysia-dato-saifuddin-abdullah-kawasan-asean-wilayah-untuk-dialog-peradaban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dubes Inggris: AUKUS Tidak Beri Australia Senjata Nuklir</title>
		<link>https://newsdetik.co/dubes-inggris-aukus-tidak-beri-australia-senjata-nuklir/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dubes-inggris-aukus-tidak-beri-australia-senjata-nuklir</link>
					<comments>https://newsdetik.co/dubes-inggris-aukus-tidak-beri-australia-senjata-nuklir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2021 15:58:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anton Aliabbas]]></category>
		<category><![CDATA[AUKUS]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Dubes Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Owen Jenkins]]></category>
		<category><![CDATA[PGSD]]></category>
		<category><![CDATA[Senjata Nuklir]]></category>
		<category><![CDATA[Shiskha Prabawaningtyas]]></category>
		<category><![CDATA[universitas paramadina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=676</guid>

					<description><![CDATA[<p>NewsDetik.co&#8211; Polemik kerja sama pertahanan Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AUKUS) terus bergulir. Kerja sama...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/dubes-inggris-aukus-tidak-beri-australia-senjata-nuklir/">Dubes Inggris: AUKUS Tidak Beri Australia Senjata Nuklir</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.newsdetik.co">NewsDetik.co</a>&#8211; Polemik kerja sama pertahanan Australia, Inggris dan Amerika Serikat (AUKUS) terus bergulir. Kerja sama trilateral ini disebutkan tidak otomatis memberi peluang Australia memiliki senjata nuklir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Propeler kapal selam itu nantinya menggunakan kekuatan nuklir bukan kapal selam akan membawa senjata nuklir,” tegas Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins dalam kuliah tamu ‘Meet the Ambassador Series” yang digelar secara virtual, Rabu (22/9) petang. Kegiatan ini merupakan kerja sama Paramadina Graduate School of Diplomacy (PGSD) dan Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kuliah tamu ini bertajuk ‘Global Britain, Indo-Pacific and the future of UK-Indonesia Strategic Relationship’. Dalam kegiatan ini, Kepala CIDE yang juga merupakan dosen PGSD, Dr. Anton Aliabbas bertindak sebagai moderator. Kegiatan ini turut dihadiri Rektor Universitas Paramadina Prof Didik J Rachbini; Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Fatchiah Kertamuda; Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban Tia Rahmania, MPsikolog; Direktur Paramadina Graduate School of Diplomacy Dr. phil. Shiskha Prabawaningtyas, dan Ketua Prodi S1 Hubungan Internasional, Dr. Tatok Djoko Sudiarto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Dubes Jenkins menjelaskan AUKUS bukanlah kerjasama pertahanan yang baru. Menurutnya, Inggris dan Australia telah menjalin kolaborasi sejak 1914. Sedangkan kerja sama Inggris dan Amerika Serikat telah terbangun selama 60 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“AUKUS bukanlah sebuah perjanjian (treaty) atau pakta (pact) tetapi merupakan pengelolaan keamanan (security arrangement). Ini [AUKUS] telah melalui proses jangka panjang dan kerja sama panjang,” urai dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menambahkan AUKUS merupakan salah satu komitmen negaranya dalam merespon satu dari empat tantangan di masa mendatang, yakni membangun sistem yang berbasis aturan internasional (international rules based system). Tantangan tersebut harus dihadapi melalui kolaborasi dengan pihak lain yang punya pemahaman yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami memiliki komitmen untuk mendorong kerja sama bilateral dan multilateral dalam menghadapi kompleksitas tantangan global . Sebagai produsen kapal selam, kami harus bekerja sama dengan negara lain dan AUKUS tidak akan mengarah pada transfer teknologi senjata nuklir,” kata Dubes Jenkins.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, dirinya mengidentifikasi tiga tantangan lain yang harus direspon dengan upaya kolaboratif dan multilateral. Tantangan perubahan iklim, menurutnya, memerlukan tindakan konkret. “Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan juga anggota G-20 memiliki peran strategis,” cetus dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dubes Jenkins menjelaskan kebutuhan transformasi sektor pendidikan telah menjadi tantangan tersendiri. Sebab, apabila sektor pendidikan tidak berbenah maka tidak akan dapat merespon perkembangan lingkungan yang pesat. Dan Indonesia masuk dalam lima besar negara prioritas Inggris dalam kerja sama pendidikan. “Dengan pendidikan lah kita dapat melakukan transformasi masyakat,” ucap dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tantangan terakhir yang dihadapi negara di masa mendatang adalah bagaimana memanfaatkan kesempatan membangun perekonomian. Menurutnya, kesejahteraan haruslah dapat dirasakan segenap lapisan masyarakat. Untuk itu, kerja sama ekonomi yang dibangun harus mengarah pada sustainabilitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita menghadapi beragam ancaman termasuk yang lintas batas. Dan saat ini adalah kesempatan kita untuk mencari jalan keluar,” pungkas Dubes Jenkins.</p>


<p>The post <a href="https://newsdetik.co/dubes-inggris-aukus-tidak-beri-australia-senjata-nuklir/">Dubes Inggris: AUKUS Tidak Beri Australia Senjata Nuklir</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/dubes-inggris-aukus-tidak-beri-australia-senjata-nuklir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/96 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis

Served from: newsdetik.co @ 2026-10-03 12:12:23 by W3 Total Cache
-->