<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dr. Tatok D. Sudiarto Archives - NewsDetik.co</title>
	<atom:link href="https://newsdetik.co/tag/dr-tatok-d-sudiarto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://newsdetik.co/tag/dr-tatok-d-sudiarto/</link>
	<description>Situs berita terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Oct 2021 07:44:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://newsdetik.co/wp-content/uploads/2021/07/cropped-favicon-100x75.png</url>
	<title>Dr. Tatok D. Sudiarto Archives - NewsDetik.co</title>
	<link>https://newsdetik.co/tag/dr-tatok-d-sudiarto/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hendri Satrio Sebut Indonesia Miliki Masa Plt Terlama di Dunia</title>
		<link>https://newsdetik.co/hendri-satrio-sebut-indonesia-miliki-masa-plt-terlama-di-dunia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hendri-satrio-sebut-indonesia-miliki-masa-plt-terlama-di-dunia</link>
					<comments>https://newsdetik.co/hendri-satrio-sebut-indonesia-miliki-masa-plt-terlama-di-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 07:44:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dato&#039; Saifuddin Abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[didik j. rachbini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Tatok D. Sudiarto]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Hendri Satrio]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[UMNO]]></category>
		<category><![CDATA[universitas paramadina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=808</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dr. Hendri Satrio menyatakan bahwa politik Malaysia dan politik Indonesia kalau ditarik garis lurus memiliki...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/hendri-satrio-sebut-indonesia-miliki-masa-plt-terlama-di-dunia/">Hendri Satrio Sebut Indonesia Miliki Masa Plt Terlama di Dunia</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dr. Hendri Satrio menyatakan bahwa politik Malaysia dan politik Indonesia kalau ditarik garis lurus memiliki kesamaan. Hal itu disampaikannya dalam Diskusi bertajuk “Memperkuat Peran Politik Luar Negeri ASEAN dalam Menghadapi Tantangan Global” di Universitas Paramadina (18/20/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dari reformasi yang dilakukan kita sama-sama paham bahwa rupanya partai politik besar tidak mudah dikecilkan. Di Indonesia ada Golkar di Malaysia ada UMNO, keduanya masih eksis dan masih membuat partisipasi positif untuk negara.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diskusi yang diselenggarakan Universitas Paramadina bekerjasama dengan Institut Darul Ehsan – Malaysia dan KedaiKOPI ini Hendri juga menyinggung perihal reformasi 1998, yang sampai hari ini masih menghadapi tantangan. “Beberapa hal yang kita gariskan sebagai semangat reformasi seperti batasan presiden itu hanya 2 periode mulai muncul berbagai isu dan opini tentang penambahan masa jabatan presiden jadi 3 periode.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menyinggung supremasi sipil, TNI dan Polri waktu reformasi di batasi. “Tapi ini Indonesia akan memiliki masa pejabat/Plt terlama di dunia, 1 tahun sampai 2 tahun karena gubernur dan kepala daerah selesai di 2022.&nbsp; Ada Pemilu lagi di 2024, maka ada jeda 1-2 tahun untuk masa transisi, nah ini ada ide opini akan diisi TNI/Polri.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hendri juga menyinggung tentang fenomena muslim demokrat. “Di Indonesia muslim demokrat juga ada banyak, yang opini serta pemikirannya terbuka secara politik dan toleran, dan menurut saya kita bisa belajar dari apa yang terjadi dari Malaysia beberapa tahun belakangan ini.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hendri juga menyatakan harapannya bahwa perpolitikan di Indonesia menuju dewasa seperti di Malaysia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Menteri Luar Negeri Malaysia YB Dato’ Saifuddin Abdulah menyatakan bahwa Hubungan bilateral Indonesia-Malaysia memiliki peran yang penting dalam usaha untuk memperkuat ASEAN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dato’ Saifuddin juga menyatakan bahwa dari segi&nbsp;<em>political security arrangement</em>&nbsp;ASEAN tidak ditemui masalah berat. “Kemalangan jiwa, peperangan antara satu wilayah dengan wilayah lain bisa kita elakkan sejak ASEAN dikukuhkan” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menggaris bawahi tentang pilar sosial budaya “Kalau Huntington mengatakan&nbsp;<em>the clash of civilization</em>&nbsp;tapi kita di ASEAN melihat kawasan kita sebagai wilayah untuk dialog peradaban.&nbsp; Ini berlawanan dengan thesis Huntington itu.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/hendri-satrio-sebut-indonesia-miliki-masa-plt-terlama-di-dunia/">Hendri Satrio Sebut Indonesia Miliki Masa Plt Terlama di Dunia</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/hendri-satrio-sebut-indonesia-miliki-masa-plt-terlama-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akademisi Paramadina: Kembalikan Marwah ASEAN Sebagai Kekuatan Regional</title>
		<link>https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-kembalikan-marwah-asean-sebagai-kekuatan-regional/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=akademisi-paramadina-kembalikan-marwah-asean-sebagai-kekuatan-regional</link>
					<comments>https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-kembalikan-marwah-asean-sebagai-kekuatan-regional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 07:32:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Dato&#039; Saifuddin Abdullah]]></category>
		<category><![CDATA[didik j. rachbini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Tatok D. Sudiarto]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Hendri Satrio]]></category>
		<category><![CDATA[SDGs]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<category><![CDATA[UMNO]]></category>
		<category><![CDATA[universitas paramadina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=802</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina, Dr. Tatok D Sudiarto menyatakan bahwa Indonesia-Malaysia memiliki...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-kembalikan-marwah-asean-sebagai-kekuatan-regional/">Akademisi Paramadina: Kembalikan Marwah ASEAN Sebagai Kekuatan Regional</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina, Dr. Tatok D Sudiarto menyatakan bahwa Indonesia-Malaysia memiliki <em>asset similarity, sharing geographical, cultural, social, environment, disaster and climate change</em>.  Hal itu disampaikannya dalam Diskusi bertajuk “Memperkuat Peran Politik Luar Negeri ASEAN dalam Menghadapi Tantangan Global” di Universitas Paramadina (18/20/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diskusi yang diselenggarakan Universitas Paramadina bekerjasama dengan Institut Darul Ehsan – Malaysia dan KedaiKOPI Tatok menyatakan bahwa di tingkat regional kita perlu strengthening ASEAN membership Asean Centrality, yaitu bagaimana mengembalikan lagi marwah ASEAN menjadi suatu kekuatan regional yang baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dulu orang melihat EU sebagai role model yang sangat bagus, tapi ternyata dengan Brexit kita bertanya ada sesuatu disana yang harus kita cermati.” Katanya. &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menyinggung kontribusi aktif terhadap agenda global SDGs “Agenda ini menjadi suatu tuntutan bahwa <em>leader</em> di ASEAN menjadi <em>pioner</em> dan <em>leader</em> yang kuat untuk berkontribusi langsung terhadap SDGs”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tatok juga menyatakan perlunya propose framework post pandemic ”ASEAN safetynet during post pandemic dengan matinya ribuan micro small entrepreises di banyak negara dan ketergantungan supply negara UMKM terhadap negara besar China dan lainnya.” Ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu Menteri Luar Negeri Malaysia YB Dato’ Saifuddin Abdulah menyatakan bahwa Hubungan bilateral Indonesia-Malaysia memiliki peran yang penting dalam usaha untuk memperkuat ASEAN.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dato&#8217; Saifuddin juga menyatakan bahwa dari segi <em>political security arrangement</em> ASEAN tidak ditemui masalah berat. “Kemalangan jiwa, peperangan antara satu wilayah dengan wilayah lain bisa kita elakkan sejak ASEAN dikukuhkan” katanya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menggaris bawahi tentang pilar sosial budaya “Kalau Huntington mengatakan&nbsp;<em>the clash of civilization</em>&nbsp;tapi kita di ASEAN melihat kawasan kita sebagai wilayah untuk dialog peradaban.&nbsp; Ini berlawanan dengan thesis Huntington itu.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam ketiga pilar ASEAN sebenarnya Malaysia – Indonesia ini bisa memainkan peran yang lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan yang sama Dr. Hendri Satrio menyatakan bahwa politik Malaysia dan politik Indonesia kalau ditarik garis lurus memiliki kesamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dari reformasi yang dilakukan kita sama-sama paham bahwa rupanya partai politik besar tidak mudah dikecilkan. Di Indonesia ada Golkar di Malaysia ada UMNO, keduanya masih eksis dan masih membuat partisipasi positif untuk negara.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hendri juga menyatakan harapannya bahwa perpolitikan di Indonesia menuju dewasa seperti di Malaysia.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-kembalikan-marwah-asean-sebagai-kekuatan-regional/">Akademisi Paramadina: Kembalikan Marwah ASEAN Sebagai Kekuatan Regional</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-kembalikan-marwah-asean-sebagai-kekuatan-regional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akademisi Paramadina: Apa Peran ASEAN dalam Hadapi Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-apa-peran-asean-dalam-hadapi-pandemi-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=akademisi-paramadina-apa-peran-asean-dalam-hadapi-pandemi-covid-19</link>
					<comments>https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-apa-peran-asean-dalam-hadapi-pandemi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2021 04:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Tatok D. Sudiarto]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[UNHCR]]></category>
		<category><![CDATA[universitas paramadina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=759</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dr. Tatok Djoko Sudiarto, Ketua Prodi Hubungan Internasional Universitas Paramadina mempertanyakan peran ASEAN yang terkesan...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-apa-peran-asean-dalam-hadapi-pandemi-covid-19/">Akademisi Paramadina: Apa Peran ASEAN dalam Hadapi Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dr. Tatok Djoko Sudiarto, Ketua Prodi Hubungan Internasional Universitas Paramadina mempertanyakan peran ASEAN yang terkesan diam menghadapi Pandemi Covid-19. Hal itu disampaikannya pada webinar yang diselenggarakan Universitas Paramadina dan Center IDS bertajuk “Tata Kelola Vaksin dan Herd Immunity di Indonesia dan ASEAN” (13/10/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kenapa saat pandemi ini ASEAN menjadi diam, apakah sifat dari covid ini yang membuat ASEAN diam sehingga setiap daerah dibiarkan untuk membuat kebijakan di daerah nya masing-masing?.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tatok mengingatkan pentingnya kerja bersama di regional ASEAN ini yang benefitnya sangat banyak baik dari sisi <em>cooperation</em>, <em>capacity</em> dan <em>community</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengungkap bahwa menurut IMF ada kerugian 9 triliun dolar dari krisis pandemi, bukan hanya kehilangan barang tapi juga jiwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dalam hal pengadaan vaksin, terjadi ketidakseimbangan kesehatan global dalam hal pengeluaran, riset infrastruktur&nbsp; dan inovasi. 5 negara besar dunia penduduknya hanya 9% populasi itu spendingnya 60% dari global spending.” Ujarnya. &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“<em>Constraint</em> dalam pengembangan vaksin ada permasalahan <em>intellectual property</em> (IP) regimes tadi disebut terkait global conpsiration.” Kata Tatok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hendrik Therik<strong> </strong>Assistant Protection Officer (Acting) UNHCR Indonesia menyatakan bahwa saat ini di Indonesia ada 13.743 pengungsi yang tersebar di beberapa&nbsp; wilayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pengungsi diberikan oleh pemerintah fasilitas yang sama dengan WNI ketika terkena Covid-19, namun sejak 20 April hanya beberapa faskes saja yang melayani pengungsi untuk dirawat secara gratis.” Katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Praktik baik inklusi pengungi dalam vaksinasi Covid-19 bersama pemerintah daerah telah dilakukan di beberapa daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Contohnya di Aceh Timur pada awal Juni, saat kedatangan pengunsi Rohingnya, sehari kemudian pemerintah Aceh Timur memberikan vaksinasi. Daerah lainnya juga dilakukan vaksinasi di Pekanbaru, Kupang, dan di Jakarta. Selain itu juga dari PBB sendiri dan CSR dari lembaga lainnya.” Katanya. &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika sebelumnya belum ada peraturan yang jelas, maka pada tanggal 21 September 2021 keputusan menteri kesehatan telah direvisi sehingga sudah ada pedoman resmi untuk para pemerintah daerah yang ingin melakukan vaksinasi di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saat ini sudah ada 3000 orang pengungsi yang telah menerima vaksinasi dosis 1 dari 10 ribu orang yang memenuhi kriteria.” Ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hendrik berharap vaksinasi dapat menjangkau lebih luas untuk para pengungsi. “Semoga semakin banyak pengungsi yang dapat divaksin karena mereka hidup berdampingan bersama kita, sehingga mereka juga perlu diperhatikan karena tidak semua orang aman sebelum semua orang divaksinasi, termasuk juga pengungsi.” Katanya.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-apa-peran-asean-dalam-hadapi-pandemi-covid-19/">Akademisi Paramadina: Apa Peran ASEAN dalam Hadapi Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/akademisi-paramadina-apa-peran-asean-dalam-hadapi-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 22/116 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: newsdetik.co @ 2026-09-17 06:41:12 by W3 Total Cache
-->