<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kampus Archives - NewsDetik.co</title>
	<atom:link href="https://newsdetik.co/tag/kampus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://newsdetik.co/tag/kampus/</link>
	<description>Situs berita terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Oct 2021 08:31:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://newsdetik.co/wp-content/uploads/2021/07/cropped-favicon-100x75.png</url>
	<title>kampus Archives - NewsDetik.co</title>
	<link>https://newsdetik.co/tag/kampus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inilah Sepuluh Gagasan Terbaik Peserta Pfizer Biotech Fellowship untuk Pengembangan Bioteknologi Kesehatan Indonesia</title>
		<link>https://newsdetik.co/inilah-sepuluh-gagasan-terbaik-peserta-pfizer-biotech-fellowship-untuk-pengembangan-bioteknologi-kesehatan-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=inilah-sepuluh-gagasan-terbaik-peserta-pfizer-biotech-fellowship-untuk-pengembangan-bioteknologi-kesehatan-indonesia</link>
					<comments>https://newsdetik.co/inilah-sepuluh-gagasan-terbaik-peserta-pfizer-biotech-fellowship-untuk-pengembangan-bioteknologi-kesehatan-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2021 08:31:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Bioteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Bioteknologi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fellowship]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Pfizer Biotech Fellowship]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=717</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pfizer Biotech Fellowship,&#160;program&#160;fellowship&#160;dan beasiswa yang diinisiasi Pfizer Indonesia bersama Tenggara Strategics untuk mahasiswa-mahasiswa bioteknologi kesehatan&#160;&#160;di...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/inilah-sepuluh-gagasan-terbaik-peserta-pfizer-biotech-fellowship-untuk-pengembangan-bioteknologi-kesehatan-indonesia/">Inilah Sepuluh Gagasan Terbaik Peserta Pfizer Biotech Fellowship untuk Pengembangan Bioteknologi Kesehatan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pfizer Biotech Fellowship,</strong>&nbsp;program&nbsp;<em>fellowship</em>&nbsp;dan beasiswa yang diinisiasi Pfizer Indonesia bersama Tenggara Strategics untuk mahasiswa-mahasiswa bioteknologi kesehatan&nbsp;&nbsp;di Indonesia, kini telah memasuki babak baru. Para&nbsp;<em>reviewer</em>&nbsp;telah memilih 10 gagasan terbaik dari para peserta kategori mahasiswa S1 dan mahasiswa S2 yang akan melaju ke tahap berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesepuluh gagasan tersebut berusaha memberikan solusi terhadap isu-isu terhangat di industri bioteknologi saat ini. Beberapa gagasan tersebut di antaranya terkait sistem ketanggapan dini terhadap beberapa jenis penyakit, eksplorasi peran Indonesia dalam rantai pasok global, dan pencegahan bioterorisme.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menyaksikan secara langsung bagaimana para pemikir-pemikir muda menyampaikan gagasan-gagasan yang cemerlang seperti ini sungguh membesarkan hati dan optimisme kami sebagai peneliti senior, dan tentu juga bagi pelaku industri, terhadap masa depan industri bioteknologi di Indonesia. Saya yakin melalui pengayaan materi dan penajaman gagasan yang para peserta program dapatkan dari program&nbsp;<em>fellowship</em>&nbsp;ini, maka kedepannya ide-ide tersebut akan dapat diwujudkan dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan industri, yang tentu saja dengan melibatkan dukungan nyata dari Pemerintah.“ ujar&nbsp;<strong>Prof. Dr. apt. Amarila Malik, M.Si.</strong>, Peneliti Senior dan Guru Besar Mikrobiologi dan Bioteknologi Fakultas Farmasi Universitas Indonesia dan perwakilan&nbsp;<em>reviewer</em>&nbsp;Pfizer Biotech Fellowship.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasar urutan abjad, berikut merupakan daftar sepuluh gagasan terbaik yang akan ditandingkan kembali di babak selanjutnya dalam kategori&nbsp;<em>Undergraduate Competition</em>&nbsp;:&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong><em>Contract Development and Manufacture Organization</em>&nbsp;Sebagai Strategi dalam Membangun Kemampuan Bioteknologi Medis Indonesia</strong>, karya Tim We-rNA (Alvian Christian, Musa Djuan Alvindja, dan Novanka dari Universitas Pelita Harapan).</li><li><strong>Ekosistem Kebijakan&nbsp;<em>Biodefense</em>: Cegah Bahaya Bioterorisme 2022</strong>, karya Tim Alatur (Stanley Christy Satriya Jati Karundeng, Verrent Vanessa, dan Audrey Belinda dari Universitas Surabaya).</li><li><strong>Indonesian Vaccine Designer Academy (IVDA): Suatu Oasis dalam Mendukung Program Percepatan Kemandirian Vaksin Nasional</strong>, karya Tim Ext-Men (Fadhil Ammar, Ahmad Yafi, dan Roni Kurniawan dari Universitas Teknologi Sumbawa).</li><li><strong>Pembangunan&nbsp;<em>Labspace</em>&nbsp;untuk Mendukung Perkembangan Bioteknologi Medis di Indonesia</strong>, karya Tim Humboldt (Devina&nbsp;Checylia Setiawan, Velecia Salim, dan Wenny Novella dari Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L)).</li><li><strong>Pencegahan dan Pengobatan Thalasemia Beta Mayor di Indonesia dengan Menggunakan Bioteknologi</strong>, karya Tim Zipyourgenes (Vania Austine Callista Timotius, Christa Anggelia Sulistio, dan Nathania Calista Putri dari Universitas Pelita Harapan).</li><li><strong>Pengembangan&nbsp;<em>Non-Invasive Prenatal Testing</em>&nbsp;(NIPT) Berdasarkan Uji Metilasi pada&nbsp;<em>Cell-Free Fetal</em>DNA untuk Pencegahan Perkembangan Diabetes di Indonesia,</strong>&nbsp;karya Tim Reverie (Tassya Prajna Paramita Riansyah, Aurelia Christabella Wincent Oey, dan Tiffany Evelyn Angki dari Universitas Surabaya).</li><li><strong>Rantai Pasok Global&nbsp;<em>NIPT-Based</em>&nbsp;Deteksi Dini Diabetes dan Implikasinya untuk BPJS dalam Jangka Panjang,</strong>&nbsp;karya Tim DIAMED (Ivy Erinia, Celine Imanuel Hermanto, dan Fransisca Aurelia Rahmad dari Universitas Surabaya).&nbsp;</li><li><strong>Sistem Ketanggapan Dini yang&nbsp;<em>Smart&nbsp;</em>dan Terintegrasi untuk Menghadapi&nbsp;<em>Outbreak</em>&nbsp;di Indonesia</strong>, karya Tim PEDeS (Enjelia Febriani, Jonathan Suciono Purnomo, dan Regina Arissaputri dari Universitas Pelita Harapan).</li><li><strong>Strategi Imperatif untuk Mengembangkan Kapabilitas Bioteknologi Kesehatan di Indonesia: Sebuah Studi Komparatif dengan Korea Selatan</strong>, karya Tim THE RISING BIOT3CH (Clara Ayu Widjojo, Hennie, dan Jesslyn Audrey Virginia dari Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L)).</li><li><strong>Tiga Kunci Imperatif Sebagai Pondasi Eksplorasi Bahan Baku Bioteknologi Medis di Indonesia: Penelitian dan Pengembangan, Infrastruktur, dan Komersialisasi</strong>, karya Tim UNLOCKED (Deby Cyntia Chandra, Jessica Renata Wijaya Tumboimbela, dan Reza Hanun Alyaa dari Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L)).</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk kategori mahasiswa S2, mayoritas peserta mengajukan proposal penelitian dengan tema seputar akses yang lebih luas terhadap terapi inovatif dan terobosan pengobatan dalam bioteknologi kesehatan. Berdasarkan abjad, berikut daftar lengkap peserta kategori mahasiswa S2&nbsp;&nbsp;yang lolos ke tahap berikutnya;&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li>Alfandy Hermansyah dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya</li><li>Bramadi Arya dari&nbsp;&nbsp;Universitas Gadjah Mada</li><li>Denny Nyotohadi dari Universitas Surabaya</li><li>Fauziah Novita Putri Rifai dari Universitas Gadjah Mada</li><li>Indriana Pratiwi dari Universitas Gadjah Mada</li><li>Leny Yulia Widia Sari dari Universitas Jember</li><li>Natasha Felicia Karnadi dari Universitas Surabaya</li><li>Nurina Indirayati dari Universitas Gadjah Mada</li><li>Nurul Istinaroh dari Universitas Jember</li><li>Rizka Ayu Febriani dari Universitas Jember</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Sepuluh besar Pfizer Biotech Fellowship kategori mahasiswa S1 akan beradu and diseleksi kembali menjadi 5 tim finalis, sedangkan 10 besar kategori mahasiswa S2 akan melewati pengayaan sebelum akhirnya dipilih peserta yang berhak mendapatkan dana bantuan pendidikan dari Pfizer. Mahasiswa peserta Pfizer Biotech Fellowship kategori S2 dan 10 tim dengan gagasan terbaik dari kategori S1 akan mengikuti rangkaian pelatihan dan pembekalan daring untuk mempertajam pemikiran mereka. Pelatihan daring yang akan dimulai pada tanggal 7-21 Oktober 2021 ini akan dibimbing pakar dan peneliti level nasional dan internasional. Termasuk di antaranya para pakar dari Kjeldgaard LLC dan Multi-Regional Clinical Trial (MRCT) Center of Brigham and Women’s Hospital and Harvard yang akan membagikan pengetahuan mengenai kekayaan intelektual dan inovasi bioteknologi kesehatan.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/inilah-sepuluh-gagasan-terbaik-peserta-pfizer-biotech-fellowship-untuk-pengembangan-bioteknologi-kesehatan-indonesia/">Inilah Sepuluh Gagasan Terbaik Peserta Pfizer Biotech Fellowship untuk Pengembangan Bioteknologi Kesehatan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/inilah-sepuluh-gagasan-terbaik-peserta-pfizer-biotech-fellowship-untuk-pengembangan-bioteknologi-kesehatan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delkacer: Hadirkan Pameran Virtual Sarat Makna</title>
		<link>https://newsdetik.co/delkacer-hadirkan-pameran-virtual-sarat-makna/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=delkacer-hadirkan-pameran-virtual-sarat-makna</link>
					<comments>https://newsdetik.co/delkacer-hadirkan-pameran-virtual-sarat-makna/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 12:54:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[desain komunikasi visual]]></category>
		<category><![CDATA[dkv]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[pameran virtual]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[upj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=711</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dekalcer merupakan ajang pameran tahunan dari prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pembangunan Jaya (UPJ)...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/delkacer-hadirkan-pameran-virtual-sarat-makna/">Delkacer: Hadirkan Pameran Virtual Sarat Makna</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dekalcer merupakan ajang pameran tahunan dari prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) yang tahun ini mengusung tema Unleash D’Art Beast. Eksibisi tahun ini mengangkat kekayaan nilai dan visual nusantara dan disajikan dengan kemasan modern.&nbsp; Pameran yang dibuka pada 28 September 2021 lalu akan berlangsung secara virtual selama 3 bulang dengan rangkaian acara terdiri dari <em>workshop</em>, <em>webina</em>r, IG TV, IG <em>reels</em>, lomba poster SMA dan mural.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini juga menyajikan hasil tugas akhir mahasiswa DKV UPJ yang menampilkan tema terkait isu sosial.&nbsp; <a href="https://www.dekalcer.upj.ac.id/ta-winny-widyasistha">Winny Widyasistha</a> menawarkan ilustrasi perancangan desain buku untuk topik pelecehan seksual dikalangan remaja.&nbsp; <a href="https://www.dekalcer.upj.ac.id/ta-khaerunnisa">Khaerunnisa</a> menampilkan perancangan visual terkait perundungan dikalangan anak muda baik terkait bentuk fisik yang tidak ideal maupun hal lain yang dianggap berbeda.&nbsp; Karya lain yang tidak kalah menarik dari <a href="https://www.dekalcer.upj.ac.id/ta-tamara-anisa-putri">Tamara Anisa Putri</a> yang menyajikan cerita wayang punawakan dalam bentuk <em>pop up</em>, sehingga dapat menarik minat lebih banyak anak muda terhadap budaya asli Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dekalcer sendiri berasal dari dua kata, yaitu DKV (dekave) dan juga kalcer (<em>culture</em>),yang bertujuan untuk membawa pesan baru namun sambil melestarikan kekayaan nusantara. DKV sebagai salah satu prodi unggulan UPJ ingin menyampaikan paradigma dan makna dibalik kata kalcer (<em>culture</em>) dengan mengangkat tema nusantara namun tetap tidak meninggalkan kesan moderen.&nbsp; Tahun ini identitas visual yang dipilih panitia diambil dari inspirasi kebudayaan Toraja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran Virtual Dekalcer menghadirkan berbagai karya desain poster yang dilaksanakan selama <em>7 Days Design Challenge</em>, terdapat 7 tema yang berbeda, di antaranya adalah Manusia di Negeri Atas, dan Sudut Pandang.  Karya desain yang ditampilkan merupakan hasil kreatifitas mahasiswa DKV UPJ dibuat dengan berbagai teknik, baik manual ataupun digital. Pameran virtual ini dapat diakses oleh publik pada laman <a href="https://www.dekalcer.upj.ac.id/">https://www.dekalcer.upj.ac.id/</a> dan menawarkan interaksi dan pengalaman selayaknya menghadiri pameran secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menampilkan karya <em>7 Days Challenge</em>, pameran virtual juga menampilkan karya pemenang lomba poster tingkat SMA, dan karya Tugas Akhir dari mahasiswa DKV UPJ. Para pengunjung pameran dapat berinteraksi dengan memberikan dukungan kepada karya yang disukai mereka lewat kolom komentar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pameran ini merupakan ajang potensial bagi civitas akademika DKV UPJ untuk menampilkan kreativitasnya dan hadir memberikan makna bagi dunia desain komunikasi visual melalui setiap tema yang diangkat,” ujar Kaprodi DKV UPJ, Desi Dwi Kristanto, S.Ds. M.Ds. “Terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari semua pihak. sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Desi.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/delkacer-hadirkan-pameran-virtual-sarat-makna/">Delkacer: Hadirkan Pameran Virtual Sarat Makna</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/delkacer-hadirkan-pameran-virtual-sarat-makna/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 14/116 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: newsdetik.co @ 2026-09-28 15:07:12 by W3 Total Cache
-->