<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Pembangunan Jaya Archives - NewsDetik.co</title>
	<atom:link href="https://newsdetik.co/tag/universitas-pembangunan-jaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://newsdetik.co/tag/universitas-pembangunan-jaya/</link>
	<description>Situs berita terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Nov 2021 05:01:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://newsdetik.co/wp-content/uploads/2021/07/cropped-favicon-100x75.png</url>
	<title>Universitas Pembangunan Jaya Archives - NewsDetik.co</title>
	<link>https://newsdetik.co/tag/universitas-pembangunan-jaya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penelitian Mahasiswa UPJ: Beton Pun Membutuhkan Sauna</title>
		<link>https://newsdetik.co/penelitian-mahasiswa-upj-beton-pun-membutuhkan-sauna/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penelitian-mahasiswa-upj-beton-pun-membutuhkan-sauna</link>
					<comments>https://newsdetik.co/penelitian-mahasiswa-upj-beton-pun-membutuhkan-sauna/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2021 05:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Beton]]></category>
		<category><![CDATA[Humboldt Kolleg]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Steam Curing]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Sipil]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pembangunan Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[upj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=899</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sauna merupakan bentuk gaya hidup di lingkungan perkotaan. Gaya hidup ini merupakan cara bagi orang untuk memperoleh relaksasi yang...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/penelitian-mahasiswa-upj-beton-pun-membutuhkan-sauna/">Penelitian Mahasiswa UPJ: Beton Pun Membutuhkan Sauna</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sauna merupakan bentuk gaya hidup di lingkungan perkotaan. Gaya hidup ini merupakan cara bagi orang untuk memperoleh relaksasi yang cukup digemari oleh masyarakat urban. Sauna sendiri adalah metode untuk membersihkan atau menyegarkan tubuh dalam suatu ruangan kecil yang diisi dengan hembusan uap udara panas dengan suhu sekitar 80 ° C hingga 100 ° C. Sauna dipercaya memiliki berbagai efek yang menyehatkan bagi tubuh, seperti menurunkan tekanan darah, meningkatkan kinerja organ kardivaskular, membersihkan kulit dan menjaga tubuh tetap awet muda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak&nbsp;hanya&nbsp;manusia&nbsp;yang membutuhkan sauna atau mandi uap&nbsp;ini. Beton, yang merupakan salah satu material konstruksi bangunan dan notabene adalah sebuah benda mati, ternyata juga membutuhkan perawatan mandi uap ini.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beton merupakan bahan bangunan yang cukup dominan dipakai dalam berbagai jenis proyek konstruksi. Material&nbsp;&nbsp;ini merupakan campuran antara semen, pasir, kerikil dan ditambahkan dengan air. Reaksi antara semen dan air yang kerap disebut reaksi hidrasi, menjadi penentu kekuatan beton. Makin sempurna reaksi ini berjalan, makin baik pula kualitas beton yang dihasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun merupakan barang keras, namun beton pada kenyataannya butuh perawatan, khususnya pada usia muda hingga umur 1 bulan atau 28 hari. Metode konvensional perawatan beton umumnya adalah dengan direndam dalam air atau dengan disiram air basah secara berkala. Namun dalam beberapa waktu terakhir metode perawatan beton menjadi lebih maju, salah satunya dengan cari dihembusi dengan uap air panas, seperti halnya orang yang sedang menjalani proses sauna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hanif Fitria dan Aan, dua mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) meneliti metode perawatan beton dengan uap air panas. Metode ini kerap dikenal dengan metode&nbsp;<em>steam curing</em>. “Perawatan beton dengan metode&nbsp;<em>steam curing</em>&nbsp;mampu menambah nilai kekuatan beton. Suhu tinggi di luar beton menyebabkan partikel internal beton semakin aktif bergerak, sehingga tumbukan semakin sering”. Hal inilah yang menyebabkan laju reaksi hidrasi bertambah cepat dan efeknya adalah meningkatnya nilai kekuatan beton. Sedangkan menurut Aan, “dengan memberikan perawatan uap panas pada beton, akan menghasilkan beton yang memiliki durabilitas tinggi di lingkungan yang korosif seperti air laut”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendapat ini dikuatkan oleh pernyataan Agus Setiawan, dosen di prodi Teknik Sipil, UPJ, yang membenarkan pernyataan kedua mahasiswanya. “Melalui perlakuan khusus pada beton, seperti dihembusi uap udara panas, akan memacu percepatan reaksi hidrasi pada beton, sehingga reaksi tersebut dapat berjalan dengan sempurna”, demikian kata Agus Setiawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karya riset Hanif dan Fitria akan dipresentasikan dalam konferensi internasional bertajuk Humboldt Kolleg: Urban Partnership Melting Pot, pada 17-20 Januari 2022 secara virtual. Konferensi ini diselenggarakan oleh UPJ berkolaborasi dengan Alexander von Humboldt Foundation dari Jerman. Dalam konferensi ini juga akan dirayakan 70 tahun hubungan bilateral Jerman dan Indonesia. Mari ikuti dan hadir dalam presentasi bermakna ini. (informasi:&nbsp;<a href="http://consortium.upj.ac.id/kolleg">http://consortium.upj.ac.id/kolleg</a>)&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/penelitian-mahasiswa-upj-beton-pun-membutuhkan-sauna/">Penelitian Mahasiswa UPJ: Beton Pun Membutuhkan Sauna</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/penelitian-mahasiswa-upj-beton-pun-membutuhkan-sauna/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Mudah Mencintai Lingkunganmu</title>
		<link>https://newsdetik.co/ini-cara-mudah-mencintai-lingkunganmu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ini-cara-mudah-mencintai-lingkunganmu</link>
					<comments>https://newsdetik.co/ini-cara-mudah-mencintai-lingkunganmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2021 00:56:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Air]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Sipil]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pembangunan Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=748</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perencanaan Kawasan urban tidak dapat lepas dari perencanaan sumber daya air (SDA) khususnya wilayah sungai.&#160;&#160;Kota...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/ini-cara-mudah-mencintai-lingkunganmu/">Ini Cara Mudah Mencintai Lingkunganmu</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Perencanaan Kawasan urban tidak dapat lepas dari perencanaan sumber daya air (SDA) khususnya wilayah sungai.&nbsp;&nbsp;Kota Jakarta contohnya, ada lima wilayah sungai yang melingkupinya yaitu Ciujung, Cidurian, Cisadane, Ciliwung, Citarum.&nbsp;&nbsp;Dari lima SDA itulah, warga Jakarta menjalani kehidupannya, mendapatkan sumber ekonomi, dan menjaga lingkungannya.&nbsp;&nbsp;&nbsp;Penggunaan air tanah bagi warga Jakarta menimbulkan dampak lingkungan lain, membuat permukaan tanah menurun; selain akibat dari beban bangunan juga. Akibatnya, air asin masuk ke daratan. Perencanaan SDA di Jakarta idealnya memperhatikan perkembangan kelima wilayah sungai ini.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengelolaan SDA wilayah sungai juga bukan persoalan pemerintah saja, diperlukan koordinasi antar organisasi dan partisipasi masyarakat. Di dunia, telah tersedia&nbsp;<a href="https://www.gwp.org/">Global Water Partnership</a>&nbsp;yang konsisten berjejaring dengan 179 negara dalam pengelolaan SDA. GWP juga berjejaring dengan organisasi masyarakat serta menjadi pusat pengetahuan bagi masyarakat mengenai pengelolaan air.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Guru besar Teknik Sipil Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), <strong>Prof. Ir. Frederik Joseph Putuhena, M.Sc.,Ph.D.</strong>, mengatakan “Sungai dapat dipelajari dari hulu ke hilir. Perlakuan di hulu nanti dapat dilihat di hilir apa yang terjadi. Ini penting untuk kehidupan warga”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika bicara tentang air, perlu prinsip partisipatori dalam mengelola SDA. Tokoh sentral dalam pengembangan pengelolaan air ini adalah kaum perempuan. Dengan demikian, peluang bagi perempuan untuk berpendidikan tinggi, terlibat dalam pengambil keputusan terkait SDA sangatlah penting. Perempuan dipandang sukses melakukan pendekatan partisipatori. “Bila negara dan organisasi masyarakat mendukung, maka gerak langkah perempuan dalam penentuan pengelolaan SDA sebenarnya akan menyelamatkan SDA bagi dunia. Pendekatan yang paling bagus dengan mendekati wilayah sungai,” jelas Prof. Putuhena yang juga mengajar Pengembangan Sumber Daya Air&nbsp;&nbsp;mengenai peran perempuan dalam pengelolaan SDA wilayah sungai.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengenai peran perguruan tinggi, Prof. Putuhena yakin&nbsp;<em>capacity building</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>knowledge mastery&nbsp;</em>untuk mengelola SDA wilayah sungai adalah peran penting universitas. Dengan demikian, mengusung dan menghidupi keunggulan kajian urban, UPJ yang memiliki prodi Teknik Sipil merupakan salah satu peluang bagi kaum muda mendalami perencanaan SDA wilayah sungai.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendalami perencanaan SDA wilayah sungai berarti juga mengikuti perkembangan perubahan iklim yang menyebabkan keadaan cuaca ekstrem. Menurut Prof. Putuhena: “Sekarang ini dengan perubahan iklim kita tidak tahu apa yang akan terjadi dengan pasti.&nbsp;<em>Modelling</em>&nbsp;atau simulasi bila ada kenaikan suhu di dunia dapat dipelajari apa yang terjadi di Jakarta. Kemampuan kita memakai cara lama data historis hujan lima tahunan, sepuluh tahunan tak dapat lagi diandalkan karena perubahan iklim”. Dengan demikian, penguasaan mengenai permodelan dan simulasi merupakan keahlian dalam bidang kajian urban.&nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan perencanaan SDA wilayah sungai melalui permodelan, maka tantangan pengembangan model drainase yang baru sangatlah penting. Sebagai contoh dalam perencanaan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur, peran insinyur teknik sipil dalam perencanaan SDA wilayah sungai menjadi krusial. Inilah yang perlu disiapkan oleh perguruan tinggi yang mempunyai prodi teknik sipil.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai dosen Teknik sipil, Prof. Putuhena melakukan riset bersama konsorsium kajian urban terkait wilayah sungai. Risetnya mengenai <em>green pavement</em> merupakan salah satu upaya sebagai insinyur teknik sipil, berusaha membuat material bagi permukaan jalan dengan membuat material berongga. <em>Green pavement </em>memiliki rongga di beberapa lapisan dari atas ke bawah sehingga air di permukaan dapat turun terserap ke tanah. Material ini diselidiki kekuatan dan diujicobakan dahulu di lahan parkir atau perumahan.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengakhiri percakapan tentang sungai, Prof. Putuhena menyampaikan pesan untuk generasi Z “Kadang-kadang kita lupa nama sungai di tempat kita tinggal atau dekat kampus. Kalian kenalilah apa nama sungai itu dan kemudian amati sungai saat musim hujan dan kemarau. Pengamatan ini akan menimbulkan <em>awareness</em> dan akhirnya cinta lingkungan.” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/ini-cara-mudah-mencintai-lingkunganmu/">Ini Cara Mudah Mencintai Lingkunganmu</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/ini-cara-mudah-mencintai-lingkunganmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 25/84 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis

Served from: newsdetik.co @ 2026-10-03 13:52:53 by W3 Total Cache
-->