<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>urban studies Archives - NewsDetik.co</title>
	<atom:link href="https://newsdetik.co/tag/urban-studies/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://newsdetik.co/tag/urban-studies/</link>
	<description>Situs berita terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Jan 2022 03:22:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://newsdetik.co/wp-content/uploads/2021/07/cropped-favicon-100x75.png</url>
	<title>urban studies Archives - NewsDetik.co</title>
	<link>https://newsdetik.co/tag/urban-studies/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Humboldt Kolleg Urban Parnership Melting Pot: Perkuat Kerja Sama Indonesia Jerman</title>
		<link>https://newsdetik.co/humboldt-kolleg-urban-parnership-melting-pot-perkuat-kerja-sama-indonesia-jerman/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=humboldt-kolleg-urban-parnership-melting-pot-perkuat-kerja-sama-indonesia-jerman</link>
					<comments>https://newsdetik.co/humboldt-kolleg-urban-parnership-melting-pot-perkuat-kerja-sama-indonesia-jerman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2022 03:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[upj]]></category>
		<category><![CDATA[urban studies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=1017</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kampus UPJ resmi membuka Humboldt Kolleg Urban Parnership Melting Pot pada Senin (17/1/2022) lalu.&#160;&#160;Acara pembukaan...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/humboldt-kolleg-urban-parnership-melting-pot-perkuat-kerja-sama-indonesia-jerman/">Humboldt Kolleg Urban Parnership Melting Pot: Perkuat Kerja Sama Indonesia Jerman</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kampus UPJ resmi membuka Humboldt Kolleg Urban Parnership Melting Pot pada Senin (17/1/2022) lalu.&nbsp;&nbsp;Acara pembukaan ini juga menandai perayaan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman.&nbsp;&nbsp;Duta Besar Jerman untuk Indonesia, H.E. Ina Lepel menyampaikan sambutan “Kerja sama bilateral Jerman dan Indonesia sangat penting karena posisi Indonesia sebagai negara terbesar di Asean dengan praktik demokrasi telah menjadi teladan baik bagi para pemimpin negara.”&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laksana Tri Handoko, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan pentingnya pengembangan IPTEK dari kerja sama bilateral yang sudah terjalin. “Jerman merupakan negara yang kuat dalam penguasaan sains dan teknologi, melalui BRIN, Indonesia siap untuk mendukung kerja sama lanjut dengan Jerman melalui berbagai skema unggulan IPTEK. Saya mengundang partisipan dalam Humboldt Kolleg ini untuk memanfaatkan hibah-hibah kerja sama riset dan inovasi dari skema-skema yang terus berkembang dalam BRIN dan kolaboratornya”, ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara yang berlangsung selama virtual ini berlangsung selama enam hari ini.&nbsp;&nbsp;Selain menghadirkan para pakar urban studies juga menyampaikan kesempatan sponsorship program melalui yayasan Yayasan&nbsp;<em>Alexander von Humboldt&nbsp;</em>berupa kerja sama akademik antara lembaga pendidikan di Jerman dan negara asing untuk transfer ilmu dan bekerja sama dengan peneliti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Urban Partnership Melting Pot menunjukkan tema yang diusung UPJ sebagai penguatan isu kajian urban yang merupakan unggulan kampus ini. Konferensi ini juga membuka kesempatan untuk para peneliti, penulis, dan media untuk mengajukan gagasan dan ide kreatif terkait tema utama, yaitu: <em>urban growth pattern, transformation, and resilience</em>,  <em>urban mobility and IoT</em>, dan <em>social, health, education, environment, and economic development.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Leenawaty Limantara, Ph.D., Rektor UPJ menyampaikan “dengan pengalaman ini, kami yakin, UPJ akan mampu mengembangkan kajian urban yang mumpuni dan berkontribusi nyata bagi Indonesia”, pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/humboldt-kolleg-urban-parnership-melting-pot-perkuat-kerja-sama-indonesia-jerman/">Humboldt Kolleg Urban Parnership Melting Pot: Perkuat Kerja Sama Indonesia Jerman</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/humboldt-kolleg-urban-parnership-melting-pot-perkuat-kerja-sama-indonesia-jerman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Pembangunan Jaya Raih Urban Studies Matching Fund Kedaireka</title>
		<link>https://newsdetik.co/universitas-pembangunan-jaya-raih-urban-studies-matching-fund-kedaireka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-pembangunan-jaya-raih-urban-studies-matching-fund-kedaireka</link>
					<comments>https://newsdetik.co/universitas-pembangunan-jaya-raih-urban-studies-matching-fund-kedaireka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2021 05:57:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kampus medeka]]></category>
		<category><![CDATA[kedaireka]]></category>
		<category><![CDATA[kemdikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[studi perkotaan]]></category>
		<category><![CDATA[urban studies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) memenangi Matching Fund yang diadakan oleh Kedaireka, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-pembangunan-jaya-raih-urban-studies-matching-fund-kedaireka/">Universitas Pembangunan Jaya Raih Urban Studies Matching Fund Kedaireka</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) memenangi Matching Fund yang diadakan oleh Kedaireka, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek). Dana sebesar Rp. 230 juta diperoleh melalui proposal yang berkaitan dengan studi kelayakan rintisan program studi magister&nbsp;<em>urban studies.&nbsp;</em>Kampus kecil di Kawasan Bintaro Jaya telah menunjukkan rekam jejaknya dalam keunggulan kajian urban yang berkaitan dengan infrastruktur, teknik sipil, arsitektur, pengelolaan kawasan, gaya hidup urban, dan&nbsp;<em>wellbeing.&nbsp;</em>UPJ berusia satu dasa warsa pada bulan September 2021 ini. Kemenangan proposal Matching Fund yang digawangi oleh Agustinus Agus Setiawan, Wakil Rektor bidang Akademik UPJ; dan Elisabeth Rukmini, kepala&nbsp;<em>Strategic Planning Unit</em>&nbsp;UPJ; telah memberikan peluang baru bagi UPJ untuk semakin berkontribusi bagi pengembangan kajian urban di Indonesia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Matching Fund</em>&nbsp;dari Kedaireka mensyaratkan kolaborasi insan universitas dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan dengan institusi perguruan tinggi internasional. Khusus mengusung kajian urban, dengan rekam jejaknya, UPJ memiliki kolaborasi erat dengan&nbsp;<em>Dresden University of Technology (TU Dresden),</em>&nbsp;terutama dengan&nbsp;<em>Faculty of Environmental Sciences</em>. Selain itu kolaborasi erat denga profesior senior, Professor Bernhard Mueller, yang telah lama berkecimpung dalam kajian urban secara international dan pengembangan kawasan regional. TU Dresden adalah perguruan tinggi top dunia pada peringkat 173 di dunia. Sementara itu DUDI yang berkolaborasi dengan UPJ dalam proposal ini adalah PT Pembangunan Jaya.&nbsp;&nbsp;Sesuai namanya,&nbsp;<em>Matching Fund</em>&nbsp;menuntut kolaborasi nyata dari para kolaborator. Pemerintah melalui Kedaireka memberikan dana yang besarannya minimal sama dengan kontribusi para kolaborator. Dalam hal ini, PT Pembangunan Jaya mengalokasikan dukungan penuh kepada UPJ sementara kolaborator dari perguruan tinggi internasional mendedikasikan waktu dan energi tenaga ahlinya sebagai pendamping dalam studi kelayakan pendirian program studi Magister Kajian Urban di UPJ.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. Bernhard Mueller, inisiator dan pendiri&nbsp;<em>The Dresden Leibniz Graduate School</em>&nbsp;(DLGS) adalah konsultan sekaligus kolaborator utama dalam studi kelayakan rintisan program studi magister kajian urban di UPJ ini. Prof. Mueller yang juga pakar di PBB dalam&nbsp;<em>New Urban Agenda</em>, menyatakan apresiasinya bagi Kementrian Dikbud &amp; Ristek atas inisiatif&nbsp;<em>Matching Fund:&nbsp;</em>“Saya turut bangga atas ide pemerintah Indonesia dalam mendorong kolaborasi universitas dengan industri dan perguruan tinggi dunia. Saya yakin peluang yang diberikan kepada Universitas Pembangunan Jaya untuk merintis program studi magister kajian urban bekerja sama dengan kami, akan menjadi kontribusi nyata bagi penguatan para sarjana kajian urban di Indonesia.” Lebih lanjut ia berharap kolaborasi yang sudah diawali ini sungguh akan berbuah pada pendirian Magister Kajian Urban yang lintas disiplin dengan kurikulum dan para pembimbing yang multi disiplin sesuai dengan upaya penyelesaian masalah perkotaan di Indonesia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Bapak Trisna Muliadi selaku CEO PT. Pembangunan Jaya mengucapkan terima kasih atas terkabulnya&nbsp;<em>Matching Fund&nbsp;</em>ini oleh Kedaireka. “Kolaborasi PT Pembangunan Jaya dengan UPJ yang didukung penuh oleh&nbsp;<em>Matching Fund&nbsp;</em>ini merupakan penghargaan bagi kami. Kami siap mendukung UPJ berkontribusi dalam pengembangan SDM bagi solusi kebutuhan ahli bidang kajian urban.” CEO PT Pembangunan Jaya tersebut yakin, kontribusi para direktur dari 17 anak perusahaannya beserta para manajer lapangan akan memberikan masukan nyata untuk kebutuhan lulusan magister kajian urban yang siap pakai pada unit-unit bisnisnya dan DUDI lainnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rektor UPJ dan para penulis proposal studi kelayakan rinstisan prodi Magister Kajian Urban mengungkapkan kegembiraannya atas terkabulnya proposal&nbsp;<em>Matching Fund&nbsp;</em>ini. Rektor UPJ menyatakan “UPJ siap maju ke depan dalam bidang Kajian Urban melalui studi kelayakan pendirian prodi baru.” Sebagai penulis proposal, Elisabeth Rukmini berujar, “Proposal ini hendak menghidupi rencana strategis yang telah ditulis oleh UPJ untuk upaya mengunggulkan&nbsp;<em>urban studies.”&nbsp;</em>Rekam jejak kerja sama dalam bidang kajian urban telah dilakukan oleh UPJ bersama dengan jejaring dari Jerman dan Konsorsium&nbsp;<em>Urban Studies&nbsp;</em>di Asia Tenggara. Agustinus Agus Setiawan, Warek I UPJ,&nbsp;&nbsp;sepakat bahwa UPJ telah mengukir sejarah dengan keberanian mendalami Kajian Urban yang multidisiplin.&nbsp;“Semoga upaya kami ini memberikan sumbangsih nyata bagi bangsa dan negara Indonesia”, ungkapnya.&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/universitas-pembangunan-jaya-raih-urban-studies-matching-fund-kedaireka/">Universitas Pembangunan Jaya Raih Urban Studies Matching Fund Kedaireka</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/universitas-pembangunan-jaya-raih-urban-studies-matching-fund-kedaireka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Urban Partnership Melting Pot: Kontribusi Kampus UPJ menjawab Masalah Urban di Indonesia</title>
		<link>https://newsdetik.co/urban-partnership-melting-pot-kontribusi-kampus-upj-menjawab-masalah-urban-di-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=urban-partnership-melting-pot-kontribusi-kampus-upj-menjawab-masalah-urban-di-indonesia</link>
					<comments>https://newsdetik.co/urban-partnership-melting-pot-kontribusi-kampus-upj-menjawab-masalah-urban-di-indonesia/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[newsdetik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2021 02:10:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[studi perkotaan]]></category>
		<category><![CDATA[urban studies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://newsdetik.co/?p=495</guid>

					<description><![CDATA[<p>Urban Partnership Melting Pot (UPMP)&#160;merupakan bagian dari kerja sama Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) dengan Humboldt...</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/urban-partnership-melting-pot-kontribusi-kampus-upj-menjawab-masalah-urban-di-indonesia/">Urban Partnership Melting Pot: Kontribusi Kampus UPJ menjawab Masalah Urban di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em><a href="http://consortium.upj.ac.id/static-page/133/kolleg">Urban Partnership Melting Pot (UPMP)</a></em>&nbsp;merupakan bagian dari kerja sama Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) dengan Humboldt Kolleg, sebuah lembaga dari Jerman, yang bertujuan sebagai wadah bagi para insan peneliti, penulis dan media untuk bergabung dan memberikan ide kreatif dan gagasan melalui fokus tema:&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><em>Urban Growth Pattern, transformation, and resilience</em></li><li><em>Urban Mobility and Internet of Things</em></li><li><em>Social, health, education, environment, and economic development</em></li></ol>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Program ini akan berlangsung&nbsp;</em>17-22 Januari 2022 secara virtual&nbsp;dan mengundang banyak pemangku kepentingan yang peduli terhadap isu pembangungan perkotaaan dengan melalukan registrasi pada tautan <a href="https://tinyurl.com/MeltingPot2022">ini.</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas ini sekaligus upaya meneruskan tradisi unggul UPJ pada bidang <em>Urban Studies </em>dengan mendirikan <em><a href="https://www.upj.ac.id/static-page/70/pusat-studi-perkotaan">Pembangunan Jaya Center for Urban Studies</a>.  </em>Tantangan pembangunan perkotaan bukan hanya sekedar membangun fasilitas fisik semata.  Pembangunan kota yang berkelanjutan dengan memperhatikan pelestarian lingkungan dengan tetap mengakomodasi gaya hidup perkotaan yang membutuhkan fasilitas yang serba cepat, pintar, simple dan efesien.  Belum lagi dengan semakin terbatasnya tempat tinggal bagi masyarakat perkotaan menjadikan mengapa UPMP ini penting untuk dilakukan.  “<em>Center for Urban Studies (CUS) d</em>idirikan   untukmenjawab tantangan kebutuhan perencanaan kawasan perkotaan beserta masalah komprehensif warga kota,” ujar <strong>Leenawaty Limantara, Ph.D, rektor UPJ.</strong>  “Lima bidang utama yang menjadi klaster turunan <em>Urban Studies </em>di <a href="https://www.upj.ac.id/static-page/70/pusat-studi-perkotaan">CUS UPJ</a> adalah: <em>Urban Growth, Urban Culture, Urban Development, Urban and the Future, </em>dan <em>Urban Society</em>.” Jelasnya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;Kolaborasi UPJ dengan lembaga dari Jerman Humboldt Kolleg bertujuan memperkuat jaringan kerja sama profesional di tingkat regional antar alumni (Humboldtians) dan memperkenalkan serta meningkatkan minat dan semangat peneliti muda terhadap program Alexander von Humboldt Foundation (AvH). Yayasan ini mengedepankan visi kolaborasi antar negara dengan Jerman sebagai lokasi penelitian.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan Humboldt Kolleg diprakarsai oleh para alumni (Humboldtians) atau asosiasinya dan didukung secara finansial oleh AvH. Humboldt Kolleg telah diadakan di berbagai negara di luar Jerman (Amerika Serikat, Prancis, Italia, Polandia, Nigeria, Kenya, Afrika Selatan, Cina, India, dan lain-lain). Pesertanya adalah alumni program AvH,&nbsp;yang UPJ merupakan salah satu diantaranya,&nbsp;&nbsp;dan peneliti muda yang telah memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Hal ini menjadikan Humboldt Kolleg sebagai salah satu instrumen penting dalam mengumpulkan para peneliti muda terbaik, generasi pemimpin potensial dalam IPTEK serta di bidang lain bukan hanya di Jerman dan bahkan di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan para peneliti, pembicara, maupun partisipan yang berasal dari berbagai negara serta tema mengenai&nbsp;<em>Urban Studies&nbsp;</em>juga adalah tema komprehensif dari berbagai bidang ilmu menjadikan program&nbsp;&nbsp;kerja sama UPJ dengan Humboldtians ini layak disebut “<em>melting pot.”</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Humboldt Kolleg tahun 2022 ini merupakan aktivitas kedua yang diselenggarakan oleh UPJ. Tahun 2017, Humboldt Kolleg di UPJ mengambil tema “The Rise of ASEAN and Strategic Partnership in Understanding the Complexity and Collective Phenomena in Emergent Societies”. Aktivitas di tahun 2017 tersebut juga merupakan kerja sama antara UPJ dengan Kementrian Ristek Dikti Indonesia. Lima topik utama dalam pertemuan tersebut adalah: <em>Urban economics, City planning, architecture and infrastructure, Urban Health and Society, Environmental risks in Urban and Regional Development, Strategic partnership in Urban Research</em>. Dengan rekam jejak aktivitas ini, UPJ kembali menjadi fasilitator pertemuan terkait <em>Urban Studies</em> ini dan menunjukkan komitmen penuh untuk mengembangkan kajian urban di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Para pengajar di UPJ juga turut serta dalam memberikan kontribusi nyata melalui konsep, penelitian, dan publikasi ilmiah dalam bidang&nbsp;<em>urban studies.&nbsp;</em>Hal ini terbukti dalam pencapain publikasi, terdapat 22 publikasi ilmiah terindeks Scopus tentang&nbsp;<em>urban studies&nbsp;</em>oleh para peneliti UPJ. Sementara publikasi ilmiah yang terindeks Google Scholar ada 64 artikel ilmiah. Secara keseluruhan dalam indeks Sinta tercatat 83 penulis UPJ yang terdaftar dalam bidang unggulan&nbsp;<em>Urban Studies.&nbsp;</em>Rekam jejak tersebut tercapat sudah sejak awal berdirinya UPJ dengan para peneliti yang memang direkrut dengan keahlian dalam bidang kajian urban.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Berbagai upaya yang selama ini telah dilakukan oleh Universitas Pembangunan Jaya bukan hanya untuk meneruskan tradisi unggul, namun berkontribusi nyata dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat urban melalui&nbsp;<em>urban studies.&nbsp;</em>Di masa mendatang, kami berharap kajian urban akan semakin melekat dengan kiprah UPJ,” pungkas Leenawaty.</p>
<p>The post <a href="https://newsdetik.co/urban-partnership-melting-pot-kontribusi-kampus-upj-menjawab-masalah-urban-di-indonesia/">Urban Partnership Melting Pot: Kontribusi Kampus UPJ menjawab Masalah Urban di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://newsdetik.co">NewsDetik.co</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://newsdetik.co/urban-partnership-melting-pot-kontribusi-kampus-upj-menjawab-masalah-urban-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/95 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis

Served from: newsdetik.co @ 2026-10-03 11:25:00 by W3 Total Cache
-->