Demi Kopi

Unika Santo Agustinus Hippo Kembangkan Studi Tentang Jejak Migrasi Tionghoa di Siantan, Pontianak

  • Share
banner 468x60

Pontianak, 28 Januari 2024. Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo menyelenggarakan workshop dan studi lapangan “Menelusuri Jejak Migrasi Tionghoa di Siantan, Pontianak”.   Publikasi National Geographic mencatat Kalimantan Barat memiliki populasi Tionghoa terbanyak kedua di Indonesia.  Hasil workshop dan studi lapangan ini selain untuk pengembangan studi migrasi Tionghoa di Kalimantan Barat oleh Unika Santo Agustinus, juga untuk menjadikan universitas sebagai jejaring bagi lintas generasi di Kalimantan.

Workshop yang diselenggarakan 23-25 Januari 2024 bekerja sama dengan Yayasan Santo Martinus de Porres (YMDP) dan diikuti oleh mahasiswa dan alumni Unika Santo Agustinus yang juga penerima beasiswa YMDP.

banner 336x280

Workshop menghadirkan narasumber Prof. Jiangbang Deng, Ph.D. sosiolog dan ahli migrasi Tionghoa dari Tamkang University Taipei, Taiwan dan Michael Eko, jurnalis National Geographic. Sesi workshop dilanjutkan dengan studi lapangan, dokumentasi visual dan wawancara kepada warga Tionghoa yang telah hidup di Siantan sejak masa kecil selaku narasumber.  

Jiangbang Deng dalam pemaparannya mengatakan “…perlu diingat setiap migrasi seseorang (atau) sebuah keluarga, selalu ada kisah pahit, maka menggali kisah mereka adalah menguak kepahitan. Namun demikian, yang kalian dapat lakukan (melalui penelitian ini) membawa pesan rekonsiliasi melalui narasi ini.”

Michael Eko yang memberikan pelatihan mengenai pengambilan gambar dokumenter dan narasi visual menekankan tentang kekuatan data visual.  “Dalam visual data seperti foto dan artefak lainnya tersimpan kisah migrasi seseorang…kekuatan visualisasi tempat yang masih ada disertai dengan kisah naratif (yang kalian sampaikan) dapat menjadi kekuatan rekonsiliasi yang ingin dituju,” ujarnya.

Para peserta memiliki latar belakang bidang yang beragam antara lain ekonomi, pendidikan, bahasa Inggris, agribisnis dan teknik logistik. Rei, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo meyatakan sesi workshop telah menyadarkan dirinya tentang pentingnya mengungkap kisah migrasi ini bagai generasi mendatang.

Hasil studi lapangan akan disajikan dalam bentuk photobook, konten website dan media sosial serta pameran visual tentang migrasi Tionghoa di Siantan, Pontianak yang rencana pengerjaannya sampai dengan November 2024.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *