NewsDetik.co – Setelah mendirikan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada 2006, Yayasan Multimedia Nusantara kembali membangun Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP). Diungkapkan Ketua Yayasan Multi Media Nusantara Ir. Teddy Surianto, MNP merupakan bagian dari wujud visi pendiri, Jakob Oetama dan P.K. Ojong, dalam mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat Indonesia (18/9).
“Visi dari perintis Kompas Gramedia (KG) yang menginspirasi Yayasan Multi Media Nusantara untuk mendirikan MNP. Dari sinilah MNP akan menjalankan misi dari visi perintis KG, yakni mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat Indonesia lewat pendidikan vokasi yang unggul berbasis Information Communication Technology (ICT) serta industri kreatif,” ungkap Teddy menjelaskan tujuan serta harapan atas pendirian politeknik ini.

Mengusung tema peresmian “Kolaborasi untuk Vokasi Indonesia”, Teddy meyakini bahwa kolaborasi merupakan kunci keberhasilan pencapaian visi dan misi MNP. Selain itu, kolaborasi merupakan bentuk keselarasan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Secara daring Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menyatakan bahwa inisiatif Yayasan Multi Media Nusantara untuk mendirikan Multimedia Nusantara Politechnic merupakan harapan baru untuk meningkatkan mutu pembelajaran vokasi di bidang industri kreatif. Berdirinya MNP akan menjadi jawaban terhadap kebutuhan kita akan pelaku industri kreatif yang tidak hanya kreatif tetapi juga memiliki kompetensi manajerial dan kemampuan berinovasi. Ketiga prodi yang ditawarkan MNP merupakan bidang-bidang yang sangat dibutuhkan untuk penguatan ekosistem pendidikan. “Vokasi kuat akan menguatkan Indonesia,” ujar Nadiem.
















