Demi Kopi

Pfizer berikan penghargaan untuk Esai dan Penelitian Inovatif tingkat Mahasiswa

  • Share
Pemenang Pfizer Biotech Fellowship 2021 Kategori S1
Pemenang Pfizer Botech Fellowship kategori S1
banner 468x60

Kategori Tiga Terbaik Mahasiswa Pendidikan Sarjana:

  • Terbaik pertama: Tim Humboldt (Devina Checylia Setiawan, Velecia Salim, Wenny Novella) dari Indonesia International Institute for Life Sciences (I3L) dengan karya berjudul “Pembangunan Labspace untuk Mendukung Perkembangan Bioteknologi Medis di Indonesia”
  • Terbaik kedua: Tim Unlocked (Deby Cyntia Chandra, Jessica Renata Wijaya Tumboimbela, Reza Hanun Alyaa) dari Indonesia International Institute for Life Sciences (I3L) dengan karya berjudul “Tiga Kunci Imperatif Sebagai Pondasi Produksi Primer Sebagai Bahan Baku PCR di Indonesia: Penelitian dan Pengembangan, Infrastruktur, dan Komersialisasi”
  • Terbaik ketiga: Tim Zip Your Genes (Vania Austine Callista Timotius, Christa Anggelia Sulistio, Nathania Calista Putri) dari Universitas Pelita Harapan dengan karya berjudul “Pencegahan dan Pengobatan Talasemia Beta Mayor di Indonesia dengan Menggunakan Bioteknologi”

Kategori Lima Terbaik Mahasiswa Pendidikan Pascasarjana:

banner 336x280
  • Indriana Pratiwi dari Universitas Gadjah Mada – “Terapi Mikrorna MIMIC-miR-143-3P Terenkapsulasi Eksosom Terhadap Gen K-RAS pada Triple Negative Breast Cancer”
  • Denny Nyotohadi dari Universitas Surabaya – “Aktivitas Biosurfaktan Probiotik Multistrain untuk Penanganan Covid-19”
  • Alfandy Hermansyah dari Universitas Katolik Indonesia Atmajaya – “Kloning Gen Penyandi Cathelicidin dari Kodok Buduk (Duttaphrynus melanostictus) pada Bakteri Escherichia coli”
  • Leny Yulia Widia Sari dari Universitas Jember – “Uji Toksisitas Akut Protein Rekombinan DBL2β-PFEMP1 sebagai Kandidat Vaksin Malaria Berbasis Peptida”
  • Nurul Istinaroh dari Universitas Jember – “Respon Imun Seluler dan Humoral Terhadap Protein Rekombinan CIDR1α-PfEMP1 Isolat Indonesia sebagai Kandidat Vaksin Malaria Berbasis Peptida”

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin selaku pembicara kunci dalam acara puncak program Pfizer Biotech Fellowship menekankan pentingnya pengembangan SDM yang berkualitas dalam bidang ini, mengingat pandemi virus COVID-19 yang telah menyadarkan banyak negara, termasuk Indonesia, akan peran bioteknologi kesehatan terhadap ketahanan kesehatan nasional, “Tahapan penting dalam membangun ketahanan kesehatan nasional adalah peningkatan kualitas SDM bidang bioteknologi kesehatan, termasuk para peneliti yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan dengan terus berinovasi.”

Acara puncak juga dijadikan kesempatan bagi para perwakilan akademisi dari fakultas-fakultas bioteknologi terbaik di Indonesia untuk menyampaikan rekomendasi roadmap perkembangan bioteknologi kesehatan yang disampaikan secara langsung di hadapan para pemangku kepentingan.

“Untuk membangun SDM peneliti yang unggul, dibutuhkan kebijakan serta ekosistem pendidikan dan penelitian yang baik yang dapat mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang inovatif, yang dapat diwujudkan melalui kerja sama antar pemangku kepentingan, terutama pemerintah, perguruan tinggi, sektor swasta, dan masyarakat; serta kerja sama antar peneliti dan perguruan tinggi baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” jelas Prof. Sumaryati Syukur dari Universitas Andalas, mewakili para akademisi yang terlibat dalam program Pfizer Biotech Fellowship ini.

“Pfizer sangat berbangga atas kerja keras dan berbagai gagasan inovatif yang telah dipaparkan para mahasiswa serta tenaga pendidik selama rangkaian acara. Kami berharap agar kedepannya, komunitas bioteknologi kesehatan dapat terus meningkatkan kolaborasi dan inovasi bukan hanya di dalam tetapi juga di luar negeri,” tambah Bambang.

Pemenang penghargaan Most Active Fellow Christa Anggelia Sulistio dari Universitas Pelita Harapanmengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada penyelenggara serta para pendukung acara yang telah memfasilitasi kesempatan ini. Kami sangat optimis bahwa pengalaman, keterampilan dan berbagai ilmu yang telah kami terima dalam Pfizer Biotech Fellowship selama lima sampai enam bulan kebelakang akan menjadi bekal yang sangat berguna bagi kami saat memasuki dunia profesi, sehingga kami dapat berkontribusi melalui inovasi dalam bioteknologi kesehatan.”

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *